Jual bibit tanaman buah terlengkap & bergaransi, TABULAMPOT, Pupuk & Media Tanam

Cara mencangkok merupakan salah satu metode pembiakan atau reproduksi vegetatif  buatan yang sering  dilakukan dalam proses perbanyakan tanaman dengan tujuan untuk mendapatkan bibit pohon yang memiliki sifat yang sama dengan induknya dan lebih cepat menghasilkan / cepat berbuah.

Disebut buatan, karena metode ini berbeda sama sekali dengan cara alami dimana biasanya proses reproduksi tanaman buah berasal dari biji, kemudian tumbuh menjadi tunas hingga tumbuh sempurna menjadi pohon buah. Metode ini bisa diterapkan untuk kebanyakan pohon buah seperti mangga, alpukat, jambu air, jambu bol dan tanaman lainnya.

Mengetahui Cara Mencangkok Saja Tidak Cukup

Saya yakin anda pernah mengikuti pelajaran IPA di sekolah dasar dan biologi di sekolah tingkat lanjutan. Umumnya terdapat pembahasan mengenai tumbuhan termasuk metode pembiakan tumbuhan secara buatan. Anda sudah dikenalkan dengan berbagai macam reproduksi tumbuhan termasuk mencangkok. Nah, pastinya ada banyak dari kita yang sudah melupakannya. Yang terbayang saat mendengar kata mencangkok berarti dahan pohon terbungkus plastik dan diikat yang didalamnya terdapat tanah.

cara mencangkok

Perkenalan mencangkok yang dikenalkan pada pelajaran sekolah saja tidak cukup ketika anda berhadapan dengan profesi dan pekerjaan yang menuntut hasil yang seharusnya.

Lalu, bagaimana cara mencangkok yang benar? Banyak masyarakat (mungkin termasuk anda) yang belum mengetahui secara mendalam tentang hal ini. Dengan tujuan untuk mengetahui lebih dalam metode cara mencangkok yang benar untuk menghasilkan suatu produk pertanian yang bermanfaat dan dapat dihasilkan dengan tidak memakan banyak biaya, maka saya buat artikel ini untuk membantu pemahaman anda terkait metode vegetatif buatan pencangkokan tanaman.

Dalam pertanian, pencangkokan adalah suatu cara perbanyakan vegetatif tanaman dengan membiarkan suatu bagian tanaman menumbuhkan akar sewaktu bagian tersebut masih tersambung dengan tanaman induk. Literatur bahasa Inggris menyebut pencangkokan sebagai air layering. Sedangkan dalam pengertian teknis di Indonesia ada jenis layering lain yang dikenal sebagai perundukan (ground layering).

Pada pencangkokan (dikenal juga sebagai marcotting), suatu bagian batang (biasanya adalah cabang) dikerat kulitnya hingga terlihat kayu. Bagian yang terbuka ini lalu dibungkus dengan bahan yang dapat menyimpan air dan kemudian dibebat dengan bahan kedap air, seperti plastik. Hormon tumbuhan perangsang perakaran kadang - kadang diberikan. Setelah beberapa minggu biasanya akar telah cukup banyak terbentuk dan anakan ini dipisahkan dari pohon induk.

Keuntungan dan Kerugian Mencangkok

Cara perkembangbiakan tumbuhan dan tanaman dengan mencangkok adalah sangat penting terutama untuk buah-buahan. Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan biasanya akan sama persis dengan induknya (mempertahankan kualitas). Berbeda jika perkembangbiakan di lakukan dengan menanam dari biji, terkadang tanaman yang dihasilkan tidak sama dengan kriteria yang dimiliki oleh induknya.

Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan biasanya mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah serabut, oleh karena itu berhati-hatilah pada saat menanamnya.

Kelebihan Tumbuhan yang di Reproduksi dengan Cara Mencangkok

Alasan utama mencangkok tumbuhan terutama buah-buahan adalah untuk mempertahankan kualitasnya, baik itu frekuensi berbuahnya, kelebatannya, rasa manisnya, hingga kandungan vitaminnya. Istilah kloning  mungkin tepat untuk menggambarkannya, yang tidak bisa didapatkan dari reproduksi alami.

Kloning adalah proses menghasilkan individu-individu dari jenis yang sama (populasi) yang identik secara genetik.

Berikut ini adalah beberapa kelebihannya:

1. Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah

Tanaman hasil cangkokan memiliki keunggulan yaitu cepat berbuah bila di banding dengan tanaman yang berasal dari biji. Karena tanaman hasil cangkokan di dapatkan dari pohon induk yang pernah berbuah, jadi tentu saja akan cepat untuk berbuah.

2. Tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya

Jika anda ingin memiliki tanaman yang sama dengan tanaman induknya, hasil buahnya juga sama, rasa buahnya juga sama, maka mencangkok adalah salah satu alternatifnya. Produksi dan kualitas buahnya akan persis sama dengan tanaman induknya.

3. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi

Jika anda memilih menanam tanaman hasil cangkokan, maka dapat di pastikan anda akan cepat berhasil dalam melakukan pembudidayaan tanaman tersebut. Berbeda jika anda memilih menanam dengan menanamkan bijinya langsung, akan kecil kemungkinan untuk berhasil.

4. Dengan cara mencangkok ukuran pohon dapat diatur sehingga relatif pendek

Tanaman hasil budidaya dari cangkok biasanya sudah dapat berbuah meskipun memiliki ukuran yang tidak tinggi. Bahkan pohon yang masih pendekpun sudah dapat berproduksi dan menghasilkan buah, tidak seperti tanaman yang di dapatkan dengan cara budidaya menggunakan biji atau cara generatif.

5. Tanaman hasil cangkok mempunyai manfaat lain sebagai tanaman hias

Dikenal dengan istilah tabulampot (tanaman buah dalam pot), selain tidak membutuhkan tempat yang luas dan tidak harus tertanam di tanah (bisa menggunakan media tanam pot), pohonnya tidak tinggi, namun tetap bisa berbuah lebat. Klik disini untuk mengetahui segala hal tentang tabulampot.

Kekurangan Cara Mencangkok Pada Tumbuhan dan Tanaman

Ini merupakan hukum alam pada kehidupan. Apapun yang di hasilkan dengan cara yang singkat tanpa melalui proses dan tahapan yang seharusnya, biasanya memiliki beberapa kelemahan. Tidak hanya manusia tumbuhan pun memerlukan proses demikian. Berikut ini adalah kelemahannya

1. Pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering

Salah satu kelemahan tanaman hasil cangkokan yaitu tanaman tersebut tidak tahan apabila musim kemarau datang. Dengan demikian di perlukan penyiraman rutin agar tanaman tidak mati.

2. Tanaman mudah roboh bila ada angin kencang

Karena memiliki akar serabut, tanaman hasil cangkokan relatif mudah untuk roboh apabila terkena angin kencang . Berbeda dengan tanaman berakar tunggang. Ingin mengetahui perbedaan akar tunggang dan serabut? Klik disini.

3. Tajuk pada pohon induk cenderung akan mudah rusak

Tanaman induk akan menjadi rusak karena banyaknya cabang yang di potong. Sehingga bisa saja tanaman induk cepat mati.

4. Terbatasnya jumlah cangkokan pada tanaman induk

Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa batang saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar tidak bisa di lakukan dengan cara ini.

Kriteria dan Syarat Tanaman Untuk Dicangkok

cara mencangkok

Meskipun mencangkok sangat identik dengan pembudidayaan tanaman agar sifat baik induknya tidak hilang, ternyata tidak semua jenis tanaman dan tumbuhan bisa di kembangbiakan dengan cara mencangkok. Contoh tanaman yang tidak bisa di cangkok di antaranya adalah pohon kelapa, tebu, mentimun, semangka, dan lain sebagainya. Sementara contoh pohon yang bisa di cangkok adalah jambu, mangga, rambutan, durian, dan lain sebagainya. Di bawah ini adalah beberapa syarat dari tanaman yang memungkinkan untuk dicangkok.

Syarat Paling Utama Tanaman Berkambium

Umumnya, tanaman berkambium baik penghasil buah ataupun bukan dapat di budidayakan dengan cara mencangkok. Ciri-ciri tanaman berkambium adalah tanaman tersebut biasanya merupakan tanaman berbatang keras (kayu) yang bisa di kupas kulitnya. Kambium terletak di antara kulit dan batang kerasnya.

Kambium adalah lapisan jaringan meristematik pada tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah dan bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder tumbuhan. Lapisan kambium di temukan pada batang dan akar. Berdasarkan jaringan tetap yang di bentuknya, di kenal dua kelompok kambium, yaitu kambium gabus (felogen, phellogen) dan kambium pembuluh (vascular cambium).

Syarat Cara Mencangkok Tanaman Buah

Metode pembudidayaan tanaman buah dengan cara mencangkok umumnya di lakukan untuk mempertahankan sifat dan keunggulan induknya. Dengan pembiakan menggunakan biji, kualitas hasil buah yang di peroleh saat dipanen terkadang tidak sama baiknya. Tanaman merupakan salah satu produk pertanian yang paling menjanjikan karena kandungan nutrisi buahnya sangat bermanfaat bagi tubuh manusia di samping rasanya yang enak dan menyegarkan. Buah dengan kualitas yang baik tentu akan memiliki nilai jual yang tinggi dan laku keras di pasaran.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal ada beberapa syarat yang harus terpenuhi di antaranya:

Pohon cukup umur

Syarat cukup umur harus terpenuhi agar bibit yang di hasilkan memiliki kualitas yang bagus. Tanaman ini bisa di cangkok pada saat pohon telah berusia setidaknya dua tahun dan memiliki banyak percabangan.

Pohon yang sudah berbuah

Mencangkok tanaman buah sebaiknya di lakukan pada pohon indukan yang sudah pernah berbuah. Semakin tua usia pohon akan semakin baik (asal masih dalam masa produktif). Hal ini di lakukan agar kita bisa tahu kualitas dari buah yang di hasilkan oleh pohon tersebut.

Kualitas induk tanaman buah harus bagus

Untuk mencangkok tanaman buah, pilihlah tanaman yang selalu menghasilkan buah banyak dan berkualitas bagus (misalnya buah tersebut berukuran besar, jarang busuk, rasa buahnya enak, jarang di serang hama, dsb). Jika kita menggunakan pohon indukan seperti itu, maka bibit hasil cangkokan anda tentunya merupakan bibit yang berkualitas bagus.

Klik disini untuk mendapatkan bibit buah varietas unggul.

Ketahui Teknik Cara Mencangkok

Dalam proses mencangkok, pastinya di perlukan teknik untuk melakukannya. Saat ini setidaknya ada dua jenis teknik mencangkok, yakni teknik tradisional dan teknik kontemporer (hidroponik).

Teknik mencangkok secara tradisional adalah teknik mencangkok dengan menggunakan media cangkok berupa tanah yang di bungkus kain, sabut kelapa, atau plastik dengan banyak ventilasi untuk pengairan.

Teknik kontemporer merupakan teknik mencangkok dengan media cangkok berupa air yang di campur dengan nutrisi hidroponik.

Kelebihan Teknik Mencangkok Kontemporer Dibandingkan Tradisional

Teknik kontemporer sebenarnya lebih sederhana dari tradisional, hanya saja memerlukan kondisi dahan yang khusus agar media bisa di tempatkan dengan baik. Yang di butuhkan dari teknik ini adalah gelas / botol plastik yang telah di potong, tali, air dan nutrisi hidroponik. Sementara dahan yang di pilih merupakan dahan yang cenderung miring ke atas, bukan kesamping (karena tidak memungkinkan untuk menahan air).

Jika dalam teknik tradisional anda perlu mengupas seluruh bagian kulit yang telah di kerat dan menghilangkan kambiumnya dari batang keras pohon untuk kemudian di beri media tanah, dalam teknik hidroponik hanya perlu membuat sayatan atau mengupas sebagian kulit tanpa harus melepaskan dari dahannya.

Setelah itu salah satu sudut bibir gelas atau botol plastik yang telah berisi air dan nutrisi hidroponik bisa di selipkan di antara kulit kayu yang di sayat dan batang keras. Masukkan kulit kayu tersebut dalam gelas atau botol plastik, setelah itu ikat agar gelas / botol plastik tersebut tidak lepas / terjatuh.

Biasanya dalam waktu dua bulan atau kurang dari dua bulan, kulit kayu yang anda masukkan dalam larutan air di campur nutrisi hidroponik akan mengeluarkan akar. Setelah akar tersebut muncul, barulah anda bisa memotong dahan tersebut untuk di tanam di lahan pembesaran selanjutnya.

Keuntungan dari teknik kontemporer adalah tidak di perlukan menyiram dahan yang di cangkok. Hanya saja anda harus memastikan agar air dalam gelas / botol tersebut tidak habis.

Langkah-langkah Cara Mencangkok Yang Benar

Bagaimana langkah-langkah cara mencangkok (dengan cara tradisional) tanaman buah yang baik? Dari manakah memulainya? Berikut di jelaskan langkah demi langkah untuk melakukan proses mencangkok pada tanaman agar memperoleh hasil terbaik dan terhindar dari kegagalan.

Mempersiapkan alat-alat yang di perlukan untuk mencangkok tanaman. Terdiri dari :

Pisau

Tanah subur

Sabut kelapa / kain / plastik

Tali

Lap bersih

Dahan pohon yang berukuran panjang minimal 1 meter (baik yang telah memiliki banyak cabang atau yang belum sama sekali)

Pilihlah pohon yang kira-kira memiliki kualitas bagus, berbuah banyak, rasa buah enak, jarang di serang hama, tumbuh subur, dan memiliki dahan yang banyak. Pilihlah dahan yang di kehendaki, bisa dahan dengan ukuran kecil atau dahan yang besar.

Setelah memilih dahan yang akan di cangkok, kupaslah kulit dahan dengan menggunakan pisau. Kupas kurang lebih sepanjang 20 cm. Setelah dahan tersebut terkupas kulitnya, bersihkan kambium yang menempel pada dahan keras dengan menggunakan lap bersih.

Usahakan agar batang keras tersebut tidak terlalu mendapatkan banyak luka ketika kulitnya di kupas dengan menggunakan pisau.

Setelah kambium di bersihkan, tunggulah dahulu kira-kira 30 menit agar dahan dan kulit pohon tersebut selesai mengeluarkan getahnya dan mengering.

Ketika sudah kering, tutup dahan keras yang telah di kupas kulitnya dengan menggunakan tanah subur. Jangan menggunakan pupuk atau mencampurkan pupuk pada tanah yang di gunakan untuk mencangkok.

Setelah dahan pohon yang terkupas kulitnya telah tertutup dengan tanah, bungkus tanah tersebut dengan menggunakan kain / sabut kelapa / plastik berventilasi (plastik yang di beri banyak lubang kecil-kecil). Ikat ujung-ujungnya agar media cangkok tidak mudah jatuh.

Siram secara rutin (pastikan tanah tidak kering).

Dahan yang di cangkok akan mulai mengeluarkan akar setelah kurang lebih 2 bulan atau kurang. Agar lebih aman, sebaiknya proses tersebut di langsungkan selama tiga bulan, setelah itu pangkas dahan cangkokan yang telah berakar tersebut untuk dipindahkan ke media tanam. Klik disini untuk mendapatkan media tanam.

Mencangkok Sebaiknya Dilakukan Ketika Selesai Panen dan Musim Penghujan

Waktu yang tepat untuk mencangkok tanaman, khususnya untuk tanaman buah, sebaiknya adalah ketika tanaman sudah selesai masa panen buah. Pada waktu ini pencangkokan di lakukan selain untuk mendapatkan bibit yang baik juga untuk meremajakan dahan pada pohon indukan.

Untuk mencangkok tanaman sebaiknya di lakukan pada saat musim penghujan. Hal ini sangat membantu anda dalam hal penyiraman. Bisa jadi ketika anda mencangkok di musim penghujan anda tidak perlu khawatir soal penyiraman, bahkan saat hujan turun setiap hari maka tidak perlu lagi melakukan proses penyiraman.

Terlebih, jika kita mencangkok pada dahan tanaman yang sudah tinggi, tanpa musim hujan barangkali kita akan kerepotan lantaran kita harus menyiram di dahan yang tinggi, sementara titik cangkokan tidak boleh di biarkan kekeringan agar dahan yang di cangkok tidak mati.

Lahan Yang Tepat Untuk Awal Penanaman Bibit Cangkokan

Ada dua jenis dahan yang bisa di cangkok sebagaimana telah di jelaskan di bagian sebelumnya, yaitu dahan yang kecil dan dahan yang besar. Dua jenis dahan ini harus di perlakukan dengan cara berbeda, khususnya untuk menentukan lahan penanaman selanjutnya setelah dahan tersebut di potong dari batang induknya.

Cara Mencangkok dan Menanam Dahan Berukuran Besar

Cabang tanaman yang besar tentunya akan membutuhkan tempat penanaman yang besar, biasanya untuk dahan pohon cangkokan yang berukuran besar dan telah memiliki banyak ranting, maka bibit semacam ini bisa langsung di tanam di lahan pembesaran yang memiliki pohon perindang sebagai pelindung dari sinar matahari yang terlalu terik.

Ketika di tanam, selain dengan kedalaman lubang tanam yang cukup, bibit ini juga membutuhkan penyangga untuk menjaga dari kemungkinan ambruk atau roboh (bisa karena angin atau hujan badai).

Cara Mencangkok dan Menanam Dahan Berukuran Kecil

Dahan yang berukuran kecil memerlukan perawatan yang berbeda dari dahan dengan ukuran besar. Setelah anda memotong cabang tanaman cangkokan yang sudah mulai berakar, sebaiknya tanaman ini di besarkan dahulu di dalam pot atau polybag dan di simpan di tempat yang tidak terlalu banyak mendapatkan sinar matahari (tetapi juga harus tetap mendapatkan sinar matahari).

Akar tanaman cangkokan merupakan akar tanaman yang lemah dan masih harus beradaptasi dan tumbuh besar untuk mencari nutrisi dari unsur hara tanah. Dalam kondisi tersebut, bisa di bilang bagian tanaman lain seperti batang dan daun juga belum terlalu tangguh untuk diperlakukan sebagaimana tanaman yang tumbuh dari biji.

Agar mendapatkan pertumbuhan bibit cangkokan secara optimal, maka ketika menanam bibit ini anda harus menggunakan media tanam yang kaya nutrisi serta gembur.

Salah satu contoh media tanam yang baik untuk benih cangkokan adalah campuran dari tanah, pupuk kandang, pasir halus, sekam bakar, dan cocopeat dengan perbandingan 1:1:1:1:1.

Serabut lembut dari cocopeat (sabut kelapa yang telah di olah menjadi kompos) bisa berperan baik untuk penyebaran akar sekaligus memiliki banyak rongga yang menyimpan oksigen sehingga akar tanaman cepat besar dan bisa tumbuh dengan leluasa.

Cara Mencangkok Sering Diterapkan Pada Tanaman Buah

Cara memperbanyak bibit tanaman buah yang paling sering di lakukan adalah mencangkok karena di nilai paling mudah, efisien, dan bibit tersebut akan menjadi tanaman yang produktif dalam waktu yang relatif singkat jika di bandingkan dengan memperbanyak bibit tanaman dengan menyemai bijinya.

Rata-rata bibit tanaman buah hasil cangkokan akan mulai berbuah dalam kurun waktu kurang lebih satu sampai dua tahun penanaman dengan perawatan dan pemberian pupuk yang teratur.

Pada beberapa jenis tanaman, ada kalanya bibit cangkokan tersebut bisa berbuah lebih awal, bahkan sama waktunya dengan masa produktif bibit indukan. Akan tetapi, terkadang ukuran tanaman menjadi hal yang sedikit berpengaruh pada produktifitas tanaman tersebut. Perlu di ingat, besar dan jumlah percabangan tanaman sangat mempengaruhi jumlah produksi buah yang di hasilkan oleh tanaman buah tersebut.

Banyak para penghobi tanaman buah mencangkok dahan tanaman yang berukuran besar untuk ditanam sendiri di lahan mereka. Sementara, para pemilik budidaya bibit tanaman buah lebih memilih untuk mencangkok dahan kecil agar bisa memperoleh jumlah bibit yang banyak dari satu induk tanaman.

Hal ini menunjukkan adanya perbedaan tujuan dari pencangkokan itu sendiri. Mencangkok untuk mendapatkan bibit yang langsung bisa berproduksi dalam jumlah banyak dan mencangkok untuk mendapatkan jumlah bibit yang banyak.

Umumnya cara mencangkok tanaman buah bisa di samakan. Akan tetapi, jenis tanaman yang berbeda menjadikan penanganannya bisa menjadi berlainan.

Cara Mencangkok Pohon Mangga

Buah mangga menjadi salah satu buah terpenting dalam masyarakat Indonesia. Selain sebagai hidangan penyegar, buah mangga biasanya juga menjadi minuman atau makanan olahan seperti rujak dan asinan dengan harga yang cukup terjangkau dan mudah dalam mendapatkannya.

Sejarah Buah Mangga

Dari India, sekitar abad ke-4 atau ke-5 SM, tanaman mangga menyebar ke berbagai negara, yakni melalui para pedagang India yang berkelana ke timur sampai ke Semenanjung Malaysia. Mereka berdagang sekaligus menyebarkan agama Hindu dan Budha. Pada tahun 1400 dan 1450, Kepulauan Sulu dan Mindanao, Filipina mulai menanam mangga, menyusul Pulau Luzon sekitar tahun 1600, dan kepulauan Maluku pada tahun 1665.

Penyebaran tanaman mangga ke negara barat baru terjadi pada abad pertengahan, yakni Lisabon pada pertengahan abad ke 18 dan Brasil oleh orang Portugis. Sekitar abad ke-19 orang Portugis membawa tanaman mangga dari Goa (India) ke Afrika Timur dan akhirnya menyebar ke Somalia Afrika Barat dan Kepulauan Canari. Selanjutnya, Penyebaran tanaman mangga tercatat ke beberapa negara barat, yakni Mexico pada tahun 1779 (penanaman bibit mangga pertama kali oleh orang Spanyol yang membawa bibit mangga dari Filipina), negara Italia bagian selatan pada tahun 1905, Queensland sekitar tahun 1870 dan Inggris pada tahun 1690 (penanaman dalam rumah kaca).

Tanaman mangga pertama kali di tanam di Florida, Amerika Serikat yakni pada tahun 1833. Bibitnya berasal dari Meksiko. Pada tahun 1885, Amerika Serikat sengaja mendatangkan bibit mangga okulasi dari India, tetapi semuanya mati. Kemudian mendatangkan kembali sebanyak 35 bibit pohon mangga sambungan lengkung dan upaya penanaman tersebut akhirnya membuahkan hasil. Hingga kini, Florida terkenal sebagai salah satu produsen mangga dengan daerah pemasaran Florida dan California.

Buah Mangga Adalah Buah Musiman yang Mudah Diberdayakan

Buah mangga ini, meskipun banyak jenisnya, merupakan buah musiman. Musim panen puncak buah mangga adalah bulan Agustus hingga bulan November. Sementara buah mangga juga masih bisa di dapatkan di bulan April-Juni meskipun jumlahnya terbatas, di bulan ini harga buah mangga relatif mahal.

Karena permintaan buah mangga ini di pasaran di nilai cukup tinggi, maka banyak sekali petani buah yang mencoba untuk membudidayakannya dan bahkan mencoba untuk menciptakan varian-varian baru dari buah mangga dengan cara menyilangkannya.

Bertani mangga bukanlah hal yang sulit karena kita hanya tinggal menanam dan menunggu hasilnya saja dan sesekali melakukan perawatan bilamana di perlukan (untuk mengusir hama dan pemangkasan rutin, misalnya). Oleh karena itu, banyak orang yang ingin menanam mangga barang satu atau dua pohon saja untuk di tanam di pekarangan rumah.

Bibit Pohon Mangga Dari Cangkokan

Bibit mangga yang di dapat dari cara mencangkok merupakan bibit yang paling di gemari karena sebagian besar orang termasuk anda dan saya menginginkan memiliki pohon yang cepat berbuah dan rasa buahnya enak. Namun terkadang anda hanya setengah percaya jika membeli bibit cangkokan di sembarang penjual bibit. Apakah bibit itu merupakan bibit yang bagus kualitasnya? Untuk itu, sebaiknya anda membeli di tempat-tempat yang sudah terpercaya seperti TanamanMart, atau mencangkok sendiri bibit mangga dari indukan yang telah di ketahui memiliki mutu yang bagus.

Waktu yang baik untuk mencangkok dahan pohon mangga adalah bulan Desember-Maret karena pada bulan-bulan ini pohon mangga sedang giat dalam memproduksi sel-sel baru pada batang dan daun.

Langkah dan Tahapan Cara Mencangkok Pohon Mangga

Sama halnya dengan mencangkok pohon buah pada umumnya, alat yang di butuhkan untuk mencangkok pohon mangga adalah pisau untuk mengupas kulit dahan, tanah subur tanpa campuran pupuk, kain / sabut kelapa / plastik bening berongga, dan tali.

Selanjutnya, untuk mencangkok pohon mangga ikuti langkah-langkah berikut :

Kupas kulit batang dari dahan yang di pilih untuk di cangkok sepanjang 20 cm.

Bersihkan kambium yang masih menempel pada batang yang telah di kupas kulitnya dengan menggunakan kain bersih.

Tunggu hingga beberapa saat atau hingga batang yang terkupas kulitnya tersebut tidak lagi basah dan banyak getah.

Oleskan zat perangsang akar (opsional) pada pangkal kulit batang yang baru saja di kupas.

Tutup seluruh permukaan batang yang telah terkupas akarnya (hingga mencapai pangkal kulit batang atasnya) dengan tanah subur, bungkus dengan kain / plastik / sabut kelapa. Ikat ujung-ujungnya agar tidak jatuh.

Pastikan tanah tersebut tidak mudah jatuh. Siram tanah tersebut secara rutin (bila musim kemarau).

Setelah dua bulan atau kurang atau jika telah lebat akarnya, potong dahan tersebut dan pindahkan ke media penanaman berupa polybag / pot bila dahan berukuran kecil dan di kebun jika dahan yang di pilih berukuran besar.

Tips perawatan

Sedikit tips untuk merawat pohon mangga, sebaiknya setelah dahan tersebut anda potong untuk penananam dalam media tanam, gunakan media tanam yang subur seperti dengan menggunakan campuran tanah, pasir halus, pupuk kandang, sekam bakar, dan cocopeat dengan perbandingan 1:1:1:1:1 yang alpikasinya bisa dalam wadah polybag atau lubang tanam kebun (biasanya lubang tanam ini berukuran 0,5x0,5m dengan kedalaman sekitar 1 m).

Pastikan media tanam ini tidak pernah kekeringan agar tanaman mendapatkan asupan air yang cukup terutama jika tanaman ini mendapatkan sinar matahari terlalu banyak.

Untuk masa penanaman 4 bulan pertama, sebaiknya pohon mangga cangkokan (baik yang berukuran besar/kecil) ini tidak terlalu banyak mendapatkan sinar matahari. Untuk penanaman di polybag, cukup tempatkan polybag di tempat yang tidak terlalu terik.

Sementara untuk penanaman di kebun, pastikan kebun tersebut telah memiliki tanaman peneduh yang telah tumbuh terlebih dahulu. Jangan lupa untuk memberikan penyangga pohon pada awal penanaman di kebun selama kurang lebih 1 tahun (dalam kurun waktu ini di perkirakan akar pohon mangga cangkokan telah cukup kuat mengikat tanah).

Jika tanaman telah berbunga, jangan pernah menyemprotkan pestisida karena hal ini justru akan mengusir serangga yang membantu proses penyerbukan.

Ketika bunga tersebut telah berubah menjadi buah yang masih kecil-kecil sebaiknya segera membungkus rumpun buah tersebut dengan plastik bening berukuran besar untuk menghindari serangan hama sekaligus menjaga buah dari angin dan hujan. Pembungkusan ini di lakukan hingga masa panen.

Cara Mencangkok Pohon Alpukat

Buah alpukat adalah buah yang banyak mengandung vitamin, antara lain vitamin A, C, B komplek, E, dan  vitamin D. Alpukat sangat baik untuk kesehatan, antara lain, untuk kesehatan kulit, jantung, mata, kandungan dan masih banyak lagi. Buah alpukat juga banyak di gunakan untuk campuran pembuatan kosmetik, seperti shampoo, sabun mandi, lotion, dll.

Ada beberapa langkah yang harus di perhatikan dalam melakukan budidaya alpukat dengan cara mencangkok. Berikut langkah - langkahnya:

Tahap 1 Mempersiapkan Bibit Alpukat

Pilihlah pohon yang di gunakan sebagai bibit cangkokan dari pohon indukan yang memiliki riwayat yang bagus, seperti buah yang lebat, rasa yang enak, pohon yang kuat, dan tahan terhadap hama. Pilihlah cabang pohon yang tidak terlalu tua juga tidak terlalu muda, dan tidak terlalu banyak cabang. Pilih dahan atau cabang yang tegak lurus dan terkena sinar matahari, karena akan mempengaruhi proses fotosintesis.

Kemudian lakukan langkah - langkah pencangkokan sebagai berikut:

Siapkan alat - alatnya terlebih dahulu. Plastik, tali rafia, pisau tajam, tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:1 .

Sayat batang melingkar pada bagian atas dan bawah dengan menggunakan pisau yang tajam dengan jarak sepanjang lebih kurang 10 s/d 15 cm.

Kupas kulit cabangnya sampai bersih, dan bersihkan kambiumnya dengan cara mengosok-gosokkan pisau ke cabang yang telah kita kupas kulitnya tadi. Membuang kambium dapat mempercepat pertumbuhan akar.

Ikat plastik pada salah satu ujung batang yang telah di sayat dan di kupas kulitnya tadi dengan tali rafia. Kemudian tarik ujung plastik lainnya ke atas dan isi dengan tanah yang telah di campur pupuk.

Padatkan tanah media cangkok, lalu ikat pada bagian ujung media cangkok dengan tali rafia.

Beri lubang kecil - kecil pada plastik pembungkus tanah cangkok sebagai ventilasi udara.

Setelah cabang cangkok mengeluarkan akar, biasanya sekitar 3 - 4 bulan, potong pangkal cabang lebih kurang 3 cm dari cangkokan.

Buka plastik penutup cangkokan dan tanam cabang cangkokan tersebut di dalam polybag. Letakkan di tempat yang teduh.

Siram 2 kali sehari pada pagi dan sore hari dengan air yang tidak terlalu banyak.

Rawat hingga bibit cangkok mengeluarkan banyak akar dan daun, sehingga cukup kuat untuk dipindahkan ke media tanam.

Tahap 2 Mempersiapkan Lahan Untuk Menanam

Pohon alpukat sangat cocok bila di tanam pada area dengan ketinggian 200 s/d 1500 mdpl, dengan lahan yang banyak mengandung zat organik dan tanah dengan pH 6 s/d 6,5. Selain itu pilihlah area yang terkena matahari sepanjang hari. Persiapan yang harus anda lakukan adalah:

Gemburkan tanah dan singkirkan batu - batuan yang ada di sekitarnya.

Bersihkan lahan dari rumput - rumput liar dan tanaman gulma.

Buat lubang sesuai dengan ukuran polybag, atau sekitar 60cm x 60cm, dengan kedalaman 0,5m. Jika menanam pohon dengan jumlah yang banyak, buatlah jarak yang sama yaitu sekitar 6m x 6m.

Masukkan pupuk kandang kedalam lubang hingga mencapai 2/3 bagian. Kemudian biarkan 3 – 4 pekan, sampai pupuk benar - benar meresap kedalam tanah.

Tahap 3 Melakukan Proses Penanaman

Selanjutnya adalah proses penanaman. Lakukan langkah demi langkah berikut ini untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Pisahkan polybag dari bibit cangkokan. Lakukan perlahan - lahan, jangan sampai menghancurkan media semai dan merusak akar.

Masukkan bibit cangkokan kedalam lubang yang telah kita persiapkan pada media taman.

Timbun dengan campuran tanah galian lubang yang telah di campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang yang terbuat dari kotoran ternak.

Siram dengan air yang tidak terlalu banyak.

Tahap 4 Melakukan Perawatan Tanaman

Setelah proses penanaman selesai, selanjutnya yang harus di perhatikan adalah perawatan tanaman. Perawatan tanaman terdiri dari beberapa langkah.

Penyiraman Tanaman

Proses penyiraman sebaiknya di lakukan 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Penyiraman tidak di perlukan apabila hari hujan.

Pemupukan Tanaman

Pemupukan tanaman di lakukan lebih kurang 4 kali dalam setahun. Pupuk yang biasa di gunakan adalah pupuk TSP, pupuk urea, dan pupuk kcl, dengan cara di masukkan ke dalam lubang sedalam lebih kurang 30 cm di sekeliling tanaman.

Penggemburan Tanah

Lakukan penggemburan tanaman bila terlihat tanah sudah mulai memadat, lakukan secara hati – hati agar tidak merusak akar tanaman. Penggemburan tanah di maksud agar ada asupan udara untuk tanaman dan penyerapan nutrisi tetap terjaga.

Pemangkasan Tanaman

Lakukan pemangkasan bila terlihat bagian cabang yang tumbuh terlalu rapat, dan pada cabang – cabang yang mati. Setelah di pangkas, agar tidak terinfeksi jamur atau penyakit segeralah beri fungisida.

Penyiangan Tanaman

Penyiangan tanaman sangat penting untuk menyingkirkan tanaman gulma yang tumbuh di sekitar pohon.

Pengetahuan Tentang Hama Tanaman

Pentingnya pengetahuan mengenai hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman alpukat beserta cara mengatasinya untuk berjaga - jaga apabila tanaman terserang hama atau penyakit. Penyakit dan hama tersebut antara lain: penyakit bercak coklat pada daun, ulat kupu - kupu, ulat kipat, dan jamur antraknosa. Ketahui cara penggunaan insektisida untuk mengatasi semua hama sesuai cara dan dosisnya.

Melakukan Pemanenan Buah Alpukat

Hal terakhir yang harus di ketahui adalah melakukan pemanenan buah alpukat. Pohon alpukat yang di tanam dengan cara vegetatif akan berbuah lebih cepat, yaitu antara 5 s/d 8 tahun. Kemudian buah dapat dipanen sekitar 5 s/d 7 bulan setelah bunga mekar. Hal ini tentu saja bergantung pada perawatan yang di lakukan.

Cara Mencangkok Pohon Jambu Air

Jambu air termasuk tanaman yang berasal dari Indonesia, kemudian menyebar ke Malaysia serta pulau-pulau di samudra Pasifik. Buah jambu ini bisa di konsumsi secara langsung atau bisa juga di jadikan olahan rujak dengan buah-buahan lainnya.

Water apple atau jambu air memiliki sifat yang adaptif terhadap lingkungan yang memiliki iklim tropis, dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah<1000 meter di atas permukaan laut.

Persiapkan Alat dan Bahan Cangkok Pohon Jambu Air

Sebelum memulai pencangkokan pohon jambu air, sebaiknya anda mempersiapkan  alat-alat yang perlu di sediakan terlebih dahulu seperti :

Pisau yang tajam dan kuat

Serabut dari kelapa atau plastik

Tali

Paku panjang 10 cm

Ember atau penampung air

Kursi atau tangga, jika cabang yang kita pilih terlalu tinggi

Campuran tanah subur yaitu campuran pupuk kandang dan serbuk gergaji dengan perbandingan 1 : 1

Langkah- langkah Mencangkok Jambu Air

Setelah semua peralatan tersedia dan lengkap, maka selanjutnya anda bisa memulai mencangkok pohon jambu air untuk mendapatkan bibit yang sama kualitasnya dengan pohon induk.

Pertama yaitu memastikan kalau pohon jambu induk yang kita pilih merupakan pohon dengan varietas unggul, hal ini bertujuan agar hasil cangkokan nanti menjadi bibit unggul juga.

Selanjutnya, tentukan cabang pohon jambu yang lurus dan cukup besar supaya nanti pohon cukup kuat untuk mandiri. Usahakan cari cabang yang memiliki perbandingan 3 cm atau sebesar pergelangan tangan anak.

Langkah selanjutnya yaitu kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Lalu kerat sekali lagi dari keratan pertama dengan jarak 5 cm atau sekitar satu kepalan tangan.

Kemudian, buanglah kulit di antara keratan tadi.

Setelah kulit kayu bersih, kerok atau bersihkan lendir / getah yang masih menempel sampai bersih sehingga membuat kayu tidak licin lagi.

Ambil serabut kelapa/plastik dan tutupkan pada bagian kayu yang telah melalui proses pembersihan, lalu ikat bagian bawah terdahulu.

Bentuklah sedemikian rupa, kemudian isi dengan campuran tanah yang sudah siap. Isian haruslah padat dan untuk memadatkannya perlu sedikit penekanan.

Setelah itu, ikat bagian atas serabut kelapa / plastik tersebut dengan tali dan pastikan campuran tanah tertutup dengan rapat.

Langkah terakhir yaitu siram cangkokan tersebut dengan air secukupnya. Jika kita menggunakan media plastik bukan serabut, buatlah lubang-lubang kecil untuk pembuangan air.

Perawatan Cangkok Pohon Jambu Air

Pemisahan cangkokan dari induknya setelah berumur 4-6 minggu. Nah, selama proses menunggu tentu harus kita rawat cangkokan tersebut agar tidak terjadi kegagalan. Salah satunya yaitu dengan melakukan penyiraman secara teratur setiap pagi dan sore hari, serta cek apakah sudah keluar akar yang cukup banyak atau belum.

Biasanya akar yang tumbuh akan menembus serabut kelapa. Jika dalam kondisi seperti ini, menandakan bahwa cangkokan tersebut sudah dapat berpisah dari induknya dengan cara memotongnya. Pada saat melakukan pemotongan ini sebaiknya menggunakan gergaji agar tidak merusak tanaman.

Pemeliharaan Bibit Cangkok Tanaman Jambu Air

Untuk memelihara bibit cangkok jambu air sebelum proses penananam ke kebun meliputi kegiatan sebagai berikut :

Siapkan polybag / pot atau keranjang berukuran besar, kemudian isikan media tanam yang berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 atau 2 : 1.

Pindahkan bibit cangkokan tadi ke dalam polybag atau pot tadi sambil membuang sebagian daun dan rantingnya.

Pelihara bibit cangkok di tempat yang agak terlindung selama 1-2 pekan kemudian pindahkan di area terbuka kurang lebih 1 bulan agar bibit cukup kuat dan tunggu hingga bertunas.

Lakukan penyiraman secara rutin.

Dapatkan produk bibit buah berkualitas hanya di tempat kami.

Untuk informasi lebih lengkap silahkan berkunjung langsung ke lokasi atau hubungi sales marketing kami.

Showroom dan Marketing Office :

Kota Delta Mas Zona Amerika Jalan Pasadena Raya (Depan SDIT Nurrahman Cluster El Verde) Pasirranji Cikarang Pusat Kab.Bekasi Jawa Barat 17531

Phone: (021) 2909 4048

HP      : 0812-1303-0404 (SMS/WA/TELP)

Kelengkeng adalah salah satu buah tropis yang memiliki nama latin Dimocarpus longan. Tanaman buah kelengkeng mudah dibudidayakan dan menguntungkan. Buah ini juga bisa ditanam sebagai tabulampot kelengkeng yang menjadi solusi budidaya tanpa butuh tempat atau lahan yang luas.

Hasil panen bisa dimakan sendiri atau dikomersialkan. Namun sebelumnya perlu diketahui dulu bahwa tanaman ini memiliki ciri khas tersendiri. Jadi mulai dari sifat tanaman, syarat tumbuh dan cara perawatan semuanya perlu dipertimbangkan.

Karakteristik Pohon Buah Kelengkeng

kelengkeng

Pohon buah yang rasanya manis ini merupakan tanaman budidaya yang dapat ditanam baik di kebun maupun di pot.  Untuk penanaman di dalam pot sendiri sering disebut dengan istilah tabulampot kelengkeng.

Meskipun ditanam di media berbeda, namun secara umum cara pemilihan bibit dan perawatannya adalah sama. Jika di alam liar, tanaman ini bisa tumbuh dengan ketinggian sampai 20 meter dengan diameter batang adalah 1 meter. Pohon kelengkeng bisa ditemui di hutan tropis Indonesia sebagai tanaman  keras yang dimanfaatkan buah hingga kayunya.

Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) juga merupakan jenis tanaman tahunan dengan sistem akar yang kuat, begitu pula dengan batangnya.  Pohon buah kelengkeng dapat tumbuh dengan banyak cabang. Daunnya adalah jenis daun majemuk di mana setiap tangkainya memiliki tiga hingga enam pasang daun.

Sebagai tanaman budidaya, tabulampot kelengkeng membutuhkan perawatan rutin seperti pemangkasan dan pemupukan. Pohon buah kelengkeng yang baik biasanya menghasilkan buah yang baik pula setelah pohon mencapai usia 3 hingga 4 tahun. Pada saat panen, ketika pohon sudah berumur 10 tahun, produksi buah tidak kurang dari 50 kg / pohon.

Sebelum mulai budidaya tabulampot kelengkeng, maka kenali dulu morfologi tanaman ini. Beberapa pengetahuan tentang buah jenis ini yang harus diketahui adalah :

Daun pohon kelengkeng

Daun pohon buah kelengkeng ini membentuk kanopi seperti payung. Daunnya yang rimbun seperti pola daun rambutan dengan karakter warna yang cenderung hijau tua.

Satu tangkai terdiri dari 3-6 pasang anak daun. Permukaan daun bagian atas berwarna hijau tua yang terlihat mengkilap. Untuk bagian tepi daun memiliki ujung yang meruncing. Tempat tumbuhnya daun ini adalah di ujung dahan dengan jumlah daun 6 hingga 9 daun. Sementara panjangnya bisa mencapai 4 hingga 9 cm dan lebarnya adalah 2 sampai 4 cm.

Batang tanaman buah kelengkeng

Kelengkeng termasuk tanaman tahunan yang batangnya keras. Batangnya bulat dengan sistem cabang simpodial, rantingnya besar dan mendatar.  Batang tabulampot kelengkeng nantinya akan memiliki banyak cabang, dengan permukaan batang kasar dan berwarna coklat.

Bunga tanaman buah kelengkeng

Bunga buah ini termasuk ke dalam jenis bunga berumadua. Akan tetapi ternyata ada pula yang hanya berumah satu. Karena hal inilah maka bisa dikatakan bahwa bunga ini termasuk ke dalam golongan hermaprodit. Untuk tanaman jantan hanya memiliki benang sari saja tanpa ditemukan putik.

Untuk proses perbungaan, pohon kelengkeng ini membutuhkan suhu yang cenderung dingin. Ciri khasnya adalah warna bunga yang coklat kekuningan dan ukurannya relatif kecil. Bunga dari buah kelengkeng di temukan pada ujung atau flos terminalis berbentuk payung yang mengarpu. Di temukan 5 helai mahkota pada bunga ini.

Baik tabulampot kelengkeng dengan tipe bunga sempurna maupun bunga tunggal, bunga ini biasanya hanya muncul setahun sekali saja. Musim buah kelengkeng ini terjadi pada bulan Agustus sampai Oktober. Bunga yang telah menjadi buah dapat dipanen 4 bulan setelah bunga mekar sempurna.

Buah tanaman kelengkeng

Bentuk buah bulat hingga lonjong. Warnanya adalah hijau pada saat buah masih muda. Setelah matang atau tua, maka  buahnya akan berwarna kecoklatan. Ada aroma khas buah ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar buah kelengkeng.

Sedangkan untuk bijinya bulat sempurna dengan warna kulit biji kehitaman. Benih tidak dapat di simpan dalam waktu lama karena berkecambah dengan cepat setelah di keluarkan dari daging buah. Tekstur daging buah berwarna putih dengan rasa yang sangat manis.

Aroma daging buah ini sangat harum. Permukaan buah cenderung memiliki tekstur yang kasar dengan bintil-bintil yang tergantung pada jenis buah ini sendiri. Buah yang manis dan berair ini sangat di sukai para penggemarnya. Karena itu, banyak yang memilih memakan buah ini dalam keadaan segar meskipun bisa pula di olah menjadi makanan maupun minuman olahan.

Akar tanaman buah kelengkeng

Tanaman kelengkeng baik yang di tanam di lahan maupun tabulampot kelengkeng memiliki akar keras, tumbuh menyamping dan berjumlah banyak. Hal inilah yang membuat tabulampot kelengkeng harus menggunakan pot yang ukuran diameternya besar. Dengan demikian akar lebih leluasa sehingga tumbuhan akan berkembang dengan lebih baik dan subur.

Kondisi Ideal Untuk Tabulampot kelengkeng

kelengkeng

Kondisi pertumbuhan tabulampot kelengkeng sangat penting untuk diketahui. Terutama bagi penghobi tabulampot yang ingin membudidayakan tanaman ini sebagai tanaman perindang maupun komersial. Dengan mengenal bagaimana tanaman ini berkembang dengan baik, maka proses budidaya maupun penanamannya akan lebih mudah. Hasil panenpun dapat dipastikan akan lebih melimpah hasilnya.

Tanaman buah kelengkeng sendiri adalah tanaman subtropis, oleh karena itu negara Indonesia adalah lokasi yang tepat untuk budidaya tanaman ini. Tabulmapot kelengkeng adalah salah satu alternatifnya dengan mengupayakan kondisi lingkungan yang sesuai.

Tanaman ini bisa pula tumbuh di negara lain di Asia, seperti di Cina, Vietnam, Kamboja, bahkan sampai Thailand. Jadi, meskipun berasal dari daerah subtropis, tanaman ini dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia.

Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah merupakan pusat dari buah kelengkeng di Indonesia. Kawasan lain seperti Kalimantan Barat adalah lokasi yang tepat juga untuk budidaya buah ini. Berikut ini adalah beberapa persyaratan tumbuh untuk tanaman buah kelengkeng :

Kelengkeng lebih cocok ditanam di dataran dengan ketinggian antara 200 dan 600 m di atas permukaan laut. Lokasi ini memiliki tipe iklim lembab dengan musim kemarau yang tidak lebih dari empat bulan.

Untuk curah hujan yang ideal adalah anatara 1.500 hingga 3.000 mm per tahun dengan 9-12 bulan yang selalu basah dan 2-4 bulan kondisinya kering. Suhu yang relatif dingin pada malam hari dengan angka berkisar antar 15-20 °C selama musim kemarau akan mendorong bunga untuk mekar.

Perlu diketahui pula bahwa tabulmapot kelengkeng sangat menyukai sinar matahari. Jika tanaman buah kelengkeng kekurangan sinar matahari, produktifitas akan berkurang atau tidak akan berbuah. Jadi, upayakan lokasi budidaya tabulampot kelengkeng tidak terkena naungan baik dari pohon, tanaman lain atau bangunan tinggi di sekitarnya.

Manfaat Tanaman Buah Kelengkeng Bagi Kesehatan

Meski ukurannya kecil, ternyata buah jenis ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang luar biasa. Buah dengan ukuran sebesar buah duku ini juga sangat populer karena memiliki rasa manis dan lezat. Selain enak dan menjadi bahan makanan dan minuman, buah ini juga bisa di konsumsi dengan tujuan untuk mendapatkan berbagai manfaatnya seperti :

1. Salah satu sumber vitamin C yang sangat tinggi

Buah ini mengandung vitamin C hingga 84 miligram per 3,5 ons. Jumlah ini mampu memenuhi 93 persen kebutuhan harian untuk asupan vitamin C untuk pria, dan lebih dari 100 persen untuk kebutuhan harian wanita.

2. Membantu memperkuat tulang

Wanita pasca monopause biasanya akan kekurangan zat mineral seperti tembaga di dalam tubuh secara signifikan sehingga lebih mungkin mengalami risiko terkena serangan osteoporosis. Hal ini terjadi seiring bertambahnya usia menjadi semakin tua.

Karena itu, orang dewasa di sarankan untuk mengonsumsi buah kelengkeng segar sekitar 3,5 ons per hari, yang mengandung lebih dari 807 mikrogram mineral. Ini berarti bahwa mengkonsumsi buah ini dapat memenuhi kebutuhan hampir 90 persen dari jumlah kecukupan gizi per hari.

3. Sangat bermanfaat bagi kesehatan mata

Riboflavin adalah jenis vitamin penting yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks. Seorang pria perlu mengonsumsi 1,3 mg vitamin ini setiap hari, sementara wanita perlu kurang lebih sebanyak 1,1 mg.

Kekurangan riboflavin ini bisa meningkatkan risiko gangguan mata, terutama katarak. Sementara konsumsi 3,5 ons buah ini dapat memenuhi kebutuhan riboflavin sebanyak 38 persen untuk pria dan 45 persen untuk wanita. Hal ini tergantung pada jumlah kecukupan gizi per hari.

4. Membantu program diet

Buah ini memiliki kandungan lemak dan protein yang rendah. Oleh karena itu siapapun yang ingin menurunkan berat badan dengan sehat maka bisa menjadikan buah ini sebagai menu makanan. Setengah cangkir kecil buah kelengkeng hanya mengandung 35 kalori, jadi di sarankan bagi yang ingin konsumsi makanan rendah kalori.

Manfaat di atas bisa di dapatkan dengan cara konsumsi buah cukup dan tidak berlebihan. Jika terlalu banyak konsumsi buah ini justru bisa menimbulkan masalah gangguan kesehatan pada tubuh.

5. Sebagai sumber tanaga

Meskipun kelengkeng memiliki kandungan lemak dan kalori yang cukup rendah, ternyata buah ini mengandung banyak karbohidrat kompleks. Hal inilah yang membantu tubuh dalam memenuhi asupan karbohidratnya sehingga bisa menjadi salah satu sumber tenaga dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

6. Membantu menyembuhkan luka

Manfaat lain dari buah kelengkeng adalah dapat membantu menyembuhkan luka dengan cepat. Hal ini di dukung dengan adanya senyawa polifenol yang terkandung di dalam buah ini. Kandungan polifenol inilah yang dapat membantu mencegah serangan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh.

7. Mengurangi stress

Manfaat buah kelengkeng lainnya adalah sebagai antidepresan. Oleh karena itu makan buah jenis ini maupun konsumsi buah ini mampu memberikan efek menenangkan saraf dan mencegah kelelahan yang berlebihan serta menghindari masalah insomnia.

Selain manfaat di atas, konsumsi buah ini secara berlebihan bisa menimbulkan efek yang kurang bagus bagi tubuh. Contohnya adalah bisa membuat sakit perut atau diare. Karena kelebihan vitamin akan membuat pencernaan tubuh menjadi terganggu. Bagi penderita diabetes dan penyakit kronis lain juga di anjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengkonsumsinya.

Cara Memilih Bibit Kelengkeng Unggul Untuk Tabulampot

Budidaya tabulampot kelengkeng bisa di lakukan siapa saja dan di mana saja. Hal inilah yang membuat tanaman ini menjadi tanaman populer. Apalagi, ada teknik tabulampot kelengkeng yang memungkinkan bagi para penghobi tanaman yang tidak memiliki kebun untuk melakukan budidaya.

Bagi yang sedang ingin belajar cara budidaya buah ini, maka berikut ini ada langkah-langkahnya. Untuk itu dapat di pelajari terlebih dahulu guna mendapatkan hasil panen tanaman buah yang melimpah dan berkualitas :

1. Pemilihan bibit kelengkeng

Untuk mendapatkan bibit buahnya maka ada beberapa cara untuk mendapatkannya. Pemilihan bibit tabulampot kelengkeng ini haruslah teliti untuk memastikan bahwa tanaman buah yang di tanam nantinya mampu menghasilkan buah yang berkualitas.

Pebanyakan melalui biji => Untuk cara ini bisa dengan memilih biji dari buah yang sudah tua. Atau bisa pula dengan membeli di toko bibit buah kelengkeng.  Namun terlepas dari itu, pertumbuhan tanaman buah ini akan sangat lambat di bandingkan dengan metode lain.

Perbanyakan melalui cangkok atau okulasi => Sebelum melakukan proses cangkok, maka harus terlebih dahulu memastikan bahwa pohon induk adalah pohon yang produktif, sehat dan memiliki daya tahan yang besar. Kualitas dari bibit ini akan menentukan jumlah panen dan juga kualitasnya. Maka, pilihlah batang yang akan di cangkokkan berupa batang muda karena akan lebih cepat tumbuh menjadi tanaman baru.

2. Persiapan lahan untuk budidaya pohon buah kelengkeng

Untuk menanam bibit pohon di areal lahan, yang harus di persiapkan sebelumnya adalah kondisi lahan. Misalnya, harus memastikan bahwa area penanaman benar-benar bisa terkena sinar matahari.

Selain itu, untuk penanaman di lahan maupun tabulampot kelengkeng, maka perlu pula di pastikan bahwa area penanaman bebas dari hama atau gulma. Hal ini karena tanah yang subur biasanya juga menjadi tempat favorit untuk berkembang hama dan penyakit tanaman. Selain bebas dari gulma, pastikan tanah untuk media tabulampot kelengkeng juga bebas dari bebatuan.

3. Buat lubang tanam untuk budidaya tanaman

Pada proses ini di lengkapi dengan pemberian pupuk dasar. Sementara untuk lebar lubang bisa di sesuaikan dengan ukuran bibit tabulmapot kelengkeng yang akan di tanam. Langkah selanjutnya adalah memasukkan pupuk dasar ke dalam lubang. Contoh pupuk kandang yang bisa di gunakan adalah pupuk yang berasal dari kotoran kambing,

Lubang di biarkan selama satu pekan sebelum proses penanaman di lakukan. Langkah ini penting di lakukan dan bertujuan untuk menghilangkan gas yang terkandung di dalam pupuk kandang sehingga tanaman bisa mendapatkan nutrisi yang cukup dan aman untuk tumbuh.

Sementara itu, sistem tabulampot sendiri memiliki banyak keuntungan, yang paling utama adalah tidak di butuhkan adanya lahan yang luas untuk budidaya. Budidaya juga dapat di lakukan di area yang dekat dengan rumah sehingga memudahkan pemeliharaan dan perawatannya.

4. Memilih pot untuk penanaman tabulampot kelengkeng

Pohon jenis ini termasuk tanaman berbatang keras. Tanaman bisa tumbuh menjulang tinggi dan berdiameter cukup besar. Karena itulah untuk budidaya menggunakan pot harus di sediakan dulu pot yang besar.

Sebagai alternatif bahan pot bisa memakai drum minyak bekas atau oli yang sudah di bersihkan dengan memotongnya menjadi dua. Atau bisa membeli pot yang terbuat dari semen atau plastik di toko terdekat agar terlihat lebih indah.

Untuk membuat tabulampot langkah awal yang di lakukan adalah memasukkan media tanam ke dalam pot berupa campuran tanah, pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2:1:1. Kemudian masukkan bibit pohon dan lakukan penyiraman. Volume air harap di perhatikan supaya tidak terlalu banyak atau cukup membuat media tanam basah dan tidak kering.

5. Pemeliharaan bibit tanaman

Semua orang menginginkan tanaman berbuah dengan cepat dan lebat jumlahnya. Untuk tanaman hasil perbanyakan vegetatif dapat berbuah dalam kurun waktu 2-3 tahun setelah tanam. Cara ini bisa menghasilkan buah cepat dengan di dukung oleh perawatan yang maksimal.

Penyiraman => Langkah ini sangat penting, karena air adalah sumber kehidupan untuk tanaman. Jika tanaman kekurangan air, maka akan layu. Namun jangan pula memberikan terlalu banyak air. Hal ini karena kelebihan air akan dapat menyebabkan kelembaban pada tanah yang akan mempengaruhi kesehatan tanaman dan dapat mengakibatkan busuk pada akar. Selama musim kemarau, siram dua kali sehari di pagi dan sore hari. Sementara selama musim hujan, cukup siram satu kali sehari di pagi atau sore hari saja.

Sinar matahari => Tanaman buah sangat membutuhkan sinar matahari. Karena itu tempatkan tabulampot kelengkeng di area terbuka sehingga terkena sinar matahari secara langsung. Kekurangan sinar matahari, akan berdampak pada produktifitas yang menurun, bahkan tanaman dapat terganggu pertumbuhannya.

Pemupukan => Pemupukan harus di lakukan dengan teratur. Hati-hati dengan banyaknya pemberian pupuk, pastikan pupuk dib erikan sesuai dengan dosis yang tepat. Lakukan langkah ini secara teratur. Dengan demikian, maka tanaman dapat tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah.

Tanaman Buah Dalam Pot Atau Tabulampot merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi. Salah satu metode budidaya ini memanfaatkan pot sebagai wadah atau media tanam. Tujuan utama tanaman buah dalam pot adalah untuk budidaya buah tanpa harus memakai lahan yang luas. Jadi, ada lebih banyak keuntungan ketika memakai cara ini untuk menanam berbagai bibit tanaman. Berbagai jenis buah pun bisa dijadikan tabulampot. Contohnya adalah tabulampot mangga, tabulampot rambutan, tabulampot belimbing dewi, tabulampot jambu air citra dan tabulampot rambutan binjai. Jenis -jenis tanaman buah tersebut merupakan yang populer untuk dibudidayakan. Selain kaya manfaat, dengan cara perawatan yang tepat maka hasil buah ini juga akan melimpah.

Ciri khas dari jenis budidaya tabulampot buah dalam pot ini adalah tidak membutuhkan lahan luas. Pohon sudah dapat berbuah meskipun ukuran pohon masih pendek dan tidak terlalu besar seperti halnya yang ditanam di lahan. Namun tanaman tersebut tetap menghasilkan buah melimpah. Itulah keunggulan dari metode ini.

Keunikan Dari Tanaman Buah Dalam Pot

tanaman buah dalam pot

Keunikan tanaman buah dalam pot adalah bibit dari perbanyakan vegetatif yang sengaja tidak dibuat tinggi. Hal ini bisa memaksimalkan ruang yang ada, memudahkan pemeliharaan dan memudahkan pemanenan. Dengan adanya pot, maka tanaman ini pun mudah dipindahkan.

Namun, dibalik semua kelebihannya pasti ada kelemahan. Begitu juga dengan tanaman buah dalam pot. Dengan wadah kecil dan media tanam terbatas, pemilik dituntut untuk lebih serius dan berhati-hati dalam merawat pohon. Perawatan juga harus lebih istimewa. Jika tidak, buah yang ditunggu tidak akan muncul. Bahkan, bukan tidak mungkin tanaman yang dirawat itu bisa mati.

Misalnya, ketika salah memberikan pupuk, maka hasilnya akan mempengaruhi proses pembungaan. Pada kasus lain, tumbuhan mungkin terlihat subur, tetapi tidak berbunga dan berbuah. Kalaupun berbunga, tak lama kemudian akan rontok.

Tak heran jika banyak orang yang lebih memilih membeli tabulampot mangga, tabulampot rambutan, tabulampot jambu air citra, tabulampot belimbing dewi atau tabulampot rambutan binjai yang telah berbuah. Selain buah yang dihasilkan dapat langsung dilihat dan dinikmati, pemupukan lebih lanjut juga lebih mudah dilakukan. Sayangnya, tanaman buah dalam pot yang telah berbuah lebih mahal daripada tabulampot baru yang sedang tumbuh.

Manfaat Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot atau Tabulampot

tanaman buah dalam pot

Meskipun cara perawatan dan budidayanya cukup istimewa, namun metode tanaman buah dalam pot atau tabulampot ini bisa memberikan banyak manfaat. Jadi, tenaga dan biaya yang dikeluarkan mulai dari membeli bibit sampai perawatan tak akan membuat rugi. Setidaknya, beberapa hal di bawah ini yang akan didapatkan bagi pembudidaya tanaman buah dalam pot yang unik dan menguntungkan :

Lahan yang dibutuhkan tidak terlalu luas

Dapat menghasilkan buah dengan penggunaan pupuk dalam jumlah minimal

Mempercantik halaman rumah dan pekarangan

Masa berbunga dan berbuah tanaman bisa diatur, sehingga produksi buah tidak tergantung musim

Pertumbuhan tanaman tidak merusak lingkungan di sekitarnya

Kebutuhan nutrisi tanaman dapat diperoleh secara maksimal

Pemberian pupuk dan penyiraman lebih terencana

Jika terserang hama atau penyakit, pencegahannya lebih mudah dilakukan

Selain itu, ada lebih banyak keuntungan dan manfaat lain dari budidaya tanaman buah dalam pot ini. Salah satunya adalah adanya banyak varian buah yang bisa dibudidayakan. Buah yang biasa tumbuh di pohon yang tinggi dan bisa dipanen setelah 5 hingga 10 tahun, dengan tabulampot maka akan berbeda.

Aneka pohon buah seperti tabulampot mangga, tabulampot rambutan, tabulampot jambu air citra, tabulampot belimbing dewi dan tabulampot rambutan binjai bisa dijadikan tanaman di depan rumah. Panen pertama akan lebih cepat didapat dengan metode tabulampot. Selain itu, pemanenan juga mudah dilakukan kapan pun tanpa butuh alat khusus.

Jika ingin memulai metode budidaya ini, maka pilih jenis tabulampot yang memiliki potensi besar untuk berhasil. Contohnya adalah tabulampot mangga, tabulampot rambutan, tabulampot jambu air citra, tabulampot belimbing dewi dan tabulampot rambutan binjai.

Budidaya Tabulampot Mangga

Mangga adalah nama sejenis buah dalam marga Mangifera. Nama ilmiah buah dan tanaman ini adalah Mangifera indica. Saat dibudidayakan tanaman buah ini mampu mencapai ketinggian pohon 5 m atau lebih.

Pohon ini berkayu keras, memiliki batang yang tegak dengan cabang yang kuat.

Kulit pohonnya tebal dan kasar dengan banyak retakan kecil dan sisik.  Warna kulit kayu adalah  coklat keabu-abuan, ada pula yang berwarna abu-abu gelap hingga mendekati  hitam.

Untuk bagian akar, pohon mangga memiliki akar tunggal dengan panjang yang bisa mencapai 6 meter ke dalam tanah. Sedangkan daun memiliki panjang tangkai bervariasi dari 1,25 hingga 12,5 cm, bagian pangkal membesar dan di sisi atas terdapat alur. Namun, ciri dan morfologi tanaman ini tergantung pada jenis atau varietasnya.

Kini, pohon buah tropis ini bisa dibudidayakan melalui metode tanaman buah dalam pot atau tabulampot mangga. Inilah cara mudah dan praktis dalam mendapatkan hasil buah melimpah dan juga bisa dipanen dalam waktu dekat tanpa harus menunggu puluhan tahun hingga berbuah.

Manfaat Buah Mangga

Banyak alasan untuk menanam dengan metode tanaman buah dalam pot atau tabulampot mangga. Ada yang ingin mendapatkan kesegaran dan rasa buah setiap saat tanpa harus membeli. Namun ada pula yang ingin mendapatkan berbagai manfaat kesehatan dari konsumsi buah ini.

Tabulampot mangga yang telah berbuah bisa mendatangkan manfaat. Di dalamnya terdapat berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Buah kaya serat ini bisa dijadikan juice, puding, dan aneka makanan dan minuman. Dengan konsumsi buah ini secara teratur, maka akan banyak memberikan berbagai manfaat seperti berikut ini :

1. Membersihkan kulit wajah

Hasil panen tabulampot mangga bisa bermanfaat untuk kecantikan. Salah satunya adalah dapat membantu mengecilkan pori-pori dan membuat wajah lebih segar. Selain dikonsumsi secara teratur, dapat juga digunakan untuk pengobatan luar. Caranya mudah, potong mangga tipis dan tempelkan di wajah selama 10 hingga 15 menit. Jika sudah, maka cuci wajah sampai bersih.

2. Membantu menurunkan berat badan

Mangga yang dipanen dari budidaya di lahan maupun tabulampot mangga ini kaya akan serat. Di dalamnya juga mengandung vitamin, dan nutrisi lain. Dengan demikian, maka konsumsi buah ini bisa  mempercepat proses pembakaran kalori dalam tubuh. Sehingga akan dapat membantu menurunkan berat badan.

3. Membantu mengontrol gula darah

Mangga memiliki kadar glikemik rendah, yaitu sekitar 41 hingga 60. Pada angka itulah maka buah ini tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara berlebihan. Namun supaya lebih aman, sebaiknya perlu memeriksa kadar gula darah ke dokter agar konsumsi mangga tetap aman bagi tubuh.

4. Meningkatkan kesehatan mata

Hasil panen tabulampot mangga bisa di jadikan konsumsi buah sehat bagi keluarga. Khususnya adalah untuk meningkatkan kesehatan mata. Pasalnya, mangga kaya akan sumber vitamin A. Di dalam buah ini dapat menyumbang kebutuhan vitamin A harian hingga 25 persen. Peran vitamin A sendiri sangat penting untuk menjaga kesehatan mata.

5. Melancarkan proses pencernaan

Selain serat, mangga mengandung enzim yang dapat membantu memperlancar proses pencernaan. Serat alami yang terkandung dalam mangga dapat bertindak sebagai probiotik, sehingga turut membantu menjaga kesehatan organ pencernaan.

6. Membantu mengatasi dehidrasi

Buah mangga kaya akan air yang menjadikan buah ini cocok untuk disajikan saat cuaca panas. Sebagai alternatif, setelah tabulampot mangga di petik, maka bisa di buat menjadi jus mangga segar. Menyajikannya dalam keadaan  dingin bisa menyuplai kebutuhan akan air di dalam tubuh.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh

Alasan lain mengkonsumsi mangga adalah karena buah ini kaya akan vitamin C dan 25 jenis karoten. Sumber nutrisi ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah mengalami sakit.

8. Bisa menjadi scrub wajah

Bagi yang ingin memiliki wajah mulus dan bebas jerawat, gunakan daging buah mangga ini untuk menggosok wajah secara teratur. Untuk resep lengkapnya, maka bisa mencampur daging buah mangga dengan madu dan susu.

9. Menjadi camilan sehat

Budidaya tabulampot mangga bisa menyediakan camilan sehat bagi keluarga tercinta. Bagi anak-anak hingga orang dewasa, buah ini aman di konsumsi dalam takaran yang ideal dan tidak berlebihan.

Budidaya Tabulampot Rambutan

Rambutan adalah tanaman tropis yang termasuk ke dalam suku Sapindaceae. Inilah salah satu buah asli dari Asia Tenggara dengan rasa yang asam hingga manis dan berair. Namanya sendiri berasal dari penampilan buah yang terlihat memiliki banyak rambut pada kulitnya.

Pada umumnya, buah ini banyak di temukan secara liar maupun dalam perkebunan budidaya di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia, Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.

Selain sebagai tanaman perkebunan, rambutan juga  bisa di tanam di dalam pot. Dengan perbanyakan vegetatif maka akan menghasilkan pohon yang tidak tinggi namun menghasilkan buah yang melimpah. Metode ini terkenal dengan istilah tabulampot rambutan, salah satunya adalah jenis tabulampot rambutan binjai.

Keterbatasan lahan dan keinginan untuk menghiasi halaman rumah adalah alasan untuk memulai budidaya tanaman buah dalam pot. Metode tabulampot ini menjadi alternatif dan solusi bagi pecinta rambutan yang ingin membudidayakan tanaman ini.

Sebelum memulai budidaya, kenali dan pahami buah ini terlebih dahulu. Tabulampot rambutan binjai bisa tumbuh dengan baik pada suhu tropis yang hangat (suhu rata-rata 250C).

Untuk pertumbuhan tabulampot rambutan binjai sangat di pengaruhi oleh ketersediaan air. Pertumbuhan pohon akan berhenti ketika ketersediaan air terbatas. Bahkan tanaman bisa mati tanpa adanya penyiraman yang tepat.

Tanaman ini umumnya bisa menghasilkan bunga setelah tujuh tahun masa tanam. Akan tetapi, untuk tabulampot rambutan binjai, dengan perawatan tepat maka akan menghasilkan buah pada usia 3-4 tahun. Hal ini memungkinkan terjadi karena bibit di perbanyak secara vegetatif.

Manfaat Buah Tabulampot Rambutan Binjai

Selain memiliki rasa manis dari daging buah yang tebal, hasil panen tabulampot rambutan binjai ini juga bisa menghasilkan banyak manfaat. Saat tabulampot rambutan binjai mulai masak, maka bisa langsung di konsumsi langsung dalam keadaan segar bagi seluruh anggota keluarga.

Seperti buah-buahan pada umumnya, rambutan memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama untuk pemeliharaan organ vital dalam tubuh. Akan tetapi untuk mendapatkan manfaatnya, harus di konsumsi dalam takaran yang tepat.

Bagi pengemar tanaman buah dalam pot ini wajib tahu apa saja manfaatnya bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa di sebutkan :

1. Membantu meredakan demam

Buah rambutan mengandung zat anekdotal yang kuat. Dalam pengobatan Tiongkok tradisional, anekdotal mampu menghentikan demam dalam tubuh. Selain itu, rambutan juga efektif meredakan berbagai peradangan seperti asam urat, sakit kepala hingga sakit perut.

2. Menghindari resiko penyakit jantung

Bagi orang yang memiliki resiko masalah kardiovaskular seperti gagal jantung, maka bisa mengkonsumsi buah ini. Terutama adalah bagi mereka yang sudah memasuki usia kepala 3 atau 4. Penyakit ini bisa muncul tiba-tiba, oleh karena itu perlu langkah-langkah pencegahan sedini mungkin  untuk menangkalnya dengan cara yang tepat.

Manfaat ini di dapat dari kandungan vitamin C dalam buah rambutan.  Vitamin ini bisa memperkuat dan memperbaiki dinding pembuluh darah yang rusak, sehingga serangan jantung bisa di cegah.

3. Membantu mengatasi sembelit

Dengan serat dan vitamin di dalamnya, rambutan siap membantu menyembuhkan masalah sembelit. Meskipun tidak memiliki serat sebanyak buah-buahan lainnya, rambutan hadir dengan kandungan mineral yang dapat merangsang peristaltik untuk memperlancar pencernaan. Inilah yang bisa membantu dalam melancarkan buang air besar jika di konsumsi dalam jumlah tidak berlebihan.

4. Meningkatkan metabolisme tubuh

Selain vitamin C, rambutan juga mengandung banyak vitamin B. Fungsi vitamin B dalam rambutan inilah yang membantu meningkatkan metabolisme. Tingkat gula dari buah ini akan menjadi cadangan energi. Jadi, bagi yang memiliki aktifitas harian cukup padat bisa mengkonsumsi rambutan supaya lebih sehat.

5. Membantu proses penyembuhan hipertensi

Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi sangat di anjurkan untuk mengurangi konsumsi yodium. Sebagai gantinya, maka bisa mengonsumsi lebih banyak rambutan. Buah yang bisa di hasilkan dari metode tabulampot rambutan binjai ini bisa menyuplai vitamin C yang memangkas zat jahat dalam darah.

6. Menjaga kesehatan ginjal

Sebagai pusat detoksifikasi, ginjal adalah organ dalam tubuh yang sangat penting. Jika rusak, racun dalam tubuh akan mudah menyebar dan mengganggu jaringan lain.

Untuk organ yang satu ini, buah rambutan memiliki peran penting.  Kandungan mineral fosfor dalam rambutan bisa menetralkan racun dan membantu ginjal bekerja dengan sempurna. Namun bagi yang sudah memiliki riwayat penyakit gagal ginjal, maka konsumsi buah ini tidak di anjurkan.

Budidaya Tabulampot Jambu Air Citra

tanaman buah dalam pot

Tanaman jambu air dapat tumbuh dengan baik selama musim kemarau. Salah satu kelebihan dari tanaman buah dalam pot sehingga menjadi idola yang banyak di cari lantaran rasa manisnya yang banyak di sukai.

Buah dengan ciri khas warna merah terang ini memiliki rasa yang manis. Untuk budidayanya sendiri akan menghasilkan buah yang manis saat musim kering. Sedangkan saat musim hujan, rasa manis cenderung berkurang.

Untuk usaha perkebunan, tabulampot jambu air citra ini sangat menguntungkan. Dengan pohon kecil, namun bisa menghasilkan buah melimpah. Cara penen dan perawatan cukup mudah dan bisa di lakukan siapa saja. Asalkan pemupukan, pengairan, dan juga penyiangan di lakukan dengan tepat, maka buah yang di hasilkan akan optimal.

Tabulampot jambut air citra bisa berbuah di musim kemarau dengan jumlah pemberian air yang minimal. Karena itu, bagi petani, pada musim kemarau inilah saat memanen buah tabulampot jambu air citra yang tepat.

Saat berbuah di musim hujan, rasa manis akan berkurang karena jambu air memiliki struktur gabus pada daging buahnya. Inilah yang nantinya akan menyerap air sehingga dengan kondisi air yang melimpah, buah akan jadi kurang berkualitas.

Untuk memulai budidaya tabulampot jambu air citra, maka mulai dengan pemilihan ketinggian tempat yang tepat. Idealnya, tanaman ini akan  tumbuh pada ketinggian antara 200 meter - 500 meter di atas permukaan laut (dpl).

Manfaat Buah dari Tabulampot Jambu Air Citra

Budidaya tanaman buah dalam pot memang membawa banyak keuntungan. Selain buah dari tabulampot jambu air citra bisa di jual, juga bisa di konsumsi sendiri bersama keluarga. Hal ini karena jambu air berwarna merah dan manis ini memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat tersebut adalah sebagai berikut :

1. Membantu mengatasi masalah pencernaan

Kadar air dalam jambu ini mencapai 93 persen dan mengandung banyak serat. Buah ini dapat membantu mengatasi masalah pencernaan. Jambu air juga bisa membantu mengatasi perut kembung.

2. Membantu mengatasi dehidrasi

Kandungan air yang tinggi dalam buah tabulampot jambu air citra membantu dalam mendinginkan tubuh saat cuaca panas atau ketika demam. Buah ini juga dapat membantu mencegah dehidrasi yang di sebabkan oleh suhu tubuh yang tinggi.

3. Membantu mengatasi infeksi jamur

Senyawa organik yang di temukan dalam jambu ini di ketahui dapat melawan infeksi jamur dan mikroba lainnya. Kandungan tersebut juga membantu membunuh mikroba dan cacing berbahaya yang mungkin memasuki saluran pencernaan.

4. Membantu menurunkan kolesterol jahat

Semua serat dan nutrisi yang terkandung dalam jambu air citra dapat membersihkan pembuluh darah dari kolesterol jahat. Hal inilah yang dapat mencegah pembentukan plak di pembuluh darah. Selanjutnya,  hal ini dapat membuat jantung sehat dan mencegah serangan jantung, stroke, dan komplikasi kardiovaskular lainnya.

Cara Sukses Budidaya Tanaman Buah dalam Pot

Agar tabulampot buah dalam pot cepat berbuah, maka perlu memperhatikan beberapa tips merawat tanaman ini. Baik itu tabulampot mangga, tabulampot rambutan, hingga tabulampot jambu air citra semua butuh perawatan khusus. Inilah beberapa cara dan tips untuk budidaya tanaman dalam pot yang sukses :

1. Mengendalikan pasokan air

Penyiraman tabulampot buah tidak boleh sembarangan dan berlebihan di berikan.  Lakukan penyiraman sesuai dengan jenis buahnya, misalnya tabulampot jambu air citra pada saat berbuah jangan di siram terlalu sering, jadi kurangi frekuensi proses pemberian air, namun jangan sampai kekurangan air.

Sedangkan untuk tabulampot mangga yang baru saja di tanam tidak harus di siram setiap hari. Idealnya, setelah 1-2 hari, tanaman akan dapat beradaptasi dalam pot. Maka tanaman ini baru bisa di siram secara normal dan berkala.

Penyiraman tanaman buah dalam pot penting untuk mempercepat sistem stimulasi tanaman. Hal ini akan membuat tanaman lebih cepat berbunga.

2. Perhatikan intensitas sinar matahari

Pada dasarnya, semua jenis tanaman buah membutuhkan jumlah sinar matahari yang cukup. Sinar matahari bermanfaat untuk mempercepat proses fotosintesis dalam pohon.

Namun perlu di ingat bahwa tidak semua tanaman senang dan suka dengan sinar matahari yang terlalu banyak atau berlebihan. Beberapa tanaman buah dalam pot yang menyukai kondisi tersebut di antaranya adalah tabulampot mangga, sirsak, kelengkeng dan rambutan.

Sedangkan jenis tanaman buah yang membutuhkan sinar matahari sedang adalah belimbing dan manggis. Jadi, setiap jenis tabulampot memiliki kondisi berbeda untuk tumbuh maksimal.

3. Pemangkasan tanaman buah dalam pot

Pemangkasan di butuhkan oleh setiap tanaman buah dalam pot. Dengan demikian, maka akan di hasilkan tanaman yang indah, menarik, dan tumbuh dengan sehat.

Jika di lakukan dengan benar dan teratur, tabulampot mangga, tabulampot jambu air citra, dan tabulampot rambutan bisa di bentuk sesuai dengan keinginan. Inilah salah satu keunikan buah dalam pot ini.

Selain 3 hal di atas, yang tak kalah penting adalah pengendalian hama. Hal inilah yang sering menganggu tabulampot buah pada proses pertumbuhan dan pembuahan.

Budidaya durian unggul dan tabulampot durian adalah salah satu usaha menjanjikan di Indonesia.  Hal ini tak lepas dari banyaknya penggemar buah ini. Durian Bawor Banyumas adalah salah satunya. Selain itu budidaya durian montong asal Thailand juga tidak kalah menariknya. Buah durian unggul yang memiliki nama latin Durio zibethinus menjadi buah khas dari negara-negara Asia tenggara.

Bukan hanya Indonesia, ada beberapa negara yang juga memiliki potensi besar untuk budidaya durian. Banyak varietas durian unggul yang ditemui di Indonesia, Malaysia bahkan sampai Thailand.

Di Indonesia sendiri ada jenis durian unggul yang paling banyak dicari karena kualitasnya. Nama varietas durian tersebut adalah durian bawor Banyumas yang dikenal sebagai varietas asli Indonesia. Selain itu ada pula budidaya durian montong yang tak kalah populer dari jenis durian unggul lainnya.

Popularitas Dan Keunikan Budidaya Durian Montong

budidaya durian

Durian adalah nama tanaman tropis asli daerah Asia Tenggara. Buah ini juga menjadi salah satu tanaman yang bisa dibudidayakan di dalam pot. Metode tersebut dikenal dengan istilah tabulampot durian. Meskipun bisa ditanam di  pot namun durian lebih cocok ditanam langsung di lahan.

Budidaya durian juga banyak dijadikan sebagai peluang perkebunan di banyak wilayah Indonesia. Karakter durian yang mudah dibudidayakan ini membuat banyak orang yang mencari bibit unggul durian. Budidaya durian montong dan durian bawor Banyumas adalah contohnya.

Sebelum mulai mengetahui apa saja langkah budidaya durian unggul, maka akan lebih bijaksana jika mengenal buah ini lebih jauh lagi. Yang pertama adalah dari nama durian itu sendiri. Buah ini memiliki nama “durian” yang diambil dari penampilan kulit buah yang dipenuhi dengan duri.

Kulit buah ini cenderung keras dan sulit dibuka saat belum matang sempurna. Inilah yang menjadi salah satu keunikan dari buah ini.

Durian unggul selain memiliki ukuran yang besar dan rasa buah yang manis, juga memiliki aroma yang khas. Meskipun banyak orang yang menilai aroma buah ini cenderung “busuk”, namun banyak sekali penggemar buah ini dari seluruh dunia.

Untuk persebarannya sendiri, Kalimantan masih di anggap sebagai wilayah paling banyak di temui durian. Meskipun di Jawa sendiri juga tak kalah populer sebagai tempat budidaya durian berbagai jenis, termasuk budidaya durian montong dan durian bawor Banyumas.

Morfologi Buah Durian Secara Umum

budidaya durian

Durian unggul adalah salah satu tanaman yang banyak di cari bibit maupun benihnya. Termasuk bibit untuk metode tabulampot durian atau cara budidaya buah di dalam pot. Sebelum mulai menanam bibit durian unggul, terlebih dahulu kenali morfologi tanaman buah dengan aroma khas ini.

Pohon durian adalah pohon buah musiman atau tahunan. Warna daun adalah hijau dengan tinggi pohon bisa mencapai 20 meter jika di alam liar. Tinggi pohon ini juga tergantung pada spesiesnya. Untuk durian unggul hasil perkawinan silang, seperti budidaya durian montong atau durian bawor Banyumas, biasanya tinggi pohon tidak akan terlalu tinggi. Hal ini memudahkan petani dalam panen durian yang sudah matang. Selain itu, juga memberikan keuntungan berupa bisa panen durian lebih awal.

Untuk bunga dan buah dari tanaman durian unggul akan muncul dari batang atau cabang-cabang yang sudah cukup tua di bagian pangkal batang. Bunga ini di temukan secara berkelompok berisi 3 hingga 10 kuntum bunga. Ukuran bunga adalah sekitar 2 cm saja dengan tangkai yang panjang.

Bunga ini menebarkan aroma harum yang berasal dari kelenjar nektar di dasarnya untuk menarik perhatian kelelawar sebagai penyerbuk utamanya. Hewan lain yang membantu proses penyerbukan ini adalah lebah madu atau serangga lainnya.

Untuk buahnya sendiri, durian pada umumnya memiliki bentuk bulat hingga lonjong. Ada duri yang menyelimuti seluruh kulit buah yang tebal. Di dalamnya ada daging buah yang membungkus biji durian.

Buah durian unggul maupun durian pada umumnya akan butuh waktu mulai berkembang dan siap panen antara 4-6 bulan sejak keluar putik bunga. Selama periode masak ini akan ada kompetisi antara buah-buahan dalam kelompok. Hal inilah yang membuat hanya satu atau beberapa buah akan mencapai kematangan sempurna. Sementara itu, sisanya akan jatuh.

Secara umum, berat buah durian bisa mencapai 1,5 hingga 5 kilogram. Untuk hasil dari tabulampot durian unggul berat buah bisa berbeda, tergantung varietas yang di budidayakan.

Syarat Tumbuh Budidaya Durian Unggul

budidaya durian

Budidaya durian montong maupun durian bawor Banyumas adalah pilihan jenis durian terbaik. Untuk itulah, kenali bagaimana syarat tumbuh durian unggul yang paling ideal. Hal ini memungkinkan setiap tanaman untuk tumbuh dengan maksimal ukuran dan kualitasnya. Berikut ini adalah kondisi yang ideal untuk budidaya tanaman ini secara umum :

1. Curah hujan untuk budidaya durian unggul

Curah hujan yang ideal untuk budidaya tanaman ini adalah 1500 mm yang didistribusikan secara merata sepanjang tahun. Kondisi ini akan membuat tanah lembab dan menyediakan lingkungan yang ideal untuk durian unggul tumbuh maksimal.

Karena itulah, budidaya durian sangat memungkinkan untuk dilakukan di Indonesia. Salah satu metode selain di tanam langsung di tanah adalah dengan tanaman buah dalam pot atau tabulampot durian yang menghasilkan buah durian unggul bermutu.

budidaya durian

2. Kondisi tanah untuk tabulampot durian

Baik penanaman bibit di dalam pot atau di lahan terbuka, selalu sediakan tanah yang subur dan kaya unsur hara. Kondisi tanah ini juga harus memiliki drainase yang baik. Tingkat keasaman optimal adalah 6-6.5.

3. Kebutuhan pupuk untuk budidaya durian unggul

Pemupukan di lakukan dengan membuat parit kecil di sekitar pohon dan kemudian di semprot dengan pupuk kimia. Sedangkan pupuk kandang atau organik di berikan pada saat pembibitan.  Jenis pupuk NPK bisa di berikan setelah musim berbuah.

4. Penanaman dan pemeliharaan pada budidaya durian

Penanaman durian secara komersial di perkebunan di lakukan dengan membuat lubang tanam dengan jarak 10 m x 10 m hingga 12 m x 12 m. Jarak ini tergantung pada luas lahan atau jenis durian unggul yang di budidayakan.

Pemeliharaan juga termasuk pemupukan, pemangkasan, penyiangan gulma, penyiraman tanaman, serta pengendalian hama dan penyakit.

5. Perbanyakan tanaman durian

Penyebaran durian secara alami adalah dengan biji yang di tanam. Sebagai alternatif untuk mendapatkan bibit durian unggul, maka bisa di lakukan perbanyakan vegetatif. Hasilnya adalah berupa tanaman durian unggul untuk memaksimalkan hasil panen.

Budidaya durian yang bisa di lakukan perbanyakan dengan cara vegetatif adalah budidaya durian montong maupun durian bawor Banyumas.

Perlu pula di ketahui bahwa budidaya durian bisa menghasilkan buah setelah berumur 4-5 tahun. Akan tetapi penanaman dapat di percepat dengan menanam bibit dari vegetatif. Teknik yang di gunakan adalah cangkok sebagai metode praktis dan mudah untuk menghasilkan tanaman durian unggul. Rata-rata perbanyakan vegetatif dapat berbunga saat usia tanaman berumur 5-6 tahun.

6. Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang menyerang durian termasuk ulat buah, ulat bunga. Sedangkan penyakit yang sering di temui pada budidaya durian atau tabulampot durian adalah akar busuk, biji mati, dan jamur upas.

Jenis Tanaman Durian Unggul Untuk Dibudidayakan

Budidaya durian sangat mudah di lakukan, termasuk untuk bibit durian unggul. Namun sebelumnya, harus pandai-pandai dalam menentukan varietas yang akan di pilih untuk budidaya. Untuk varietas tanaman yang terbaik contohnya adalah durian montong dan durian bawor Banyumas. Keduanya memiliki ukuran dan rasa yang di sukai penggemarnya.

Sebelum memilih jenis bibit durian unggul, lebih dulu kenali karakteristik dari kedua jenis durian tersebut. Baik budidaya durian montong maupun durian bawor Banyumas, memiliki potensi yang menguntungkan untuk jadi tanaman perkebunan maupun dengan teknik tabulampot durian.

1. Durian bawor Banyumas

Kabupaten Banyumas adalah salah satu lokasi di mana durian bawor unggulan mudah di temukan. Saat musim durian datang, maka banyak penggemar durian unggul yang berburu durian di kota ini.

Durian unggul bernama durian bawor Banyumas ini bisa mencapai 15 kilogram. Ciri khasnya adalah memiliki kulit tipis, biji kecil, dan rasa yang lezat. Inilah yang akan mampu memuaskan pecinta durian.

Namun, jenis durian bawor Banyumas ini juga bisa di tanam dengan metode tabulampot di teras atau pekarangan rumah. Kini banyak yang menjual bibit unggul tanaman tersebut. Tak perlu jauh ke Banyumas untuk mendapatkannya. Karena dengan toko bibit online maupun offline sudah tersedia bibit durian unggul tersebut.

Rasa manis yang khas dengan daging buah tebal merupakan ciri khas yang di tawarkan oleh durian bawor Banyumas ini. Warna daging buah umumnya kuning keemasan yang menggugah selera. Daripada membeli buah dengan harga mahal, maka budidaya durian adalah alternatif terbaik bagi penggemar durian.

Untuk menghasilkan bibit ini, maka di gunakan teknik kombinasi dengan menggabungkan benih durian unggul di pohon dengan okulasi. Teknik ini di gunakan untuk membuat hasil buah durian Bawor Banyumas yang unggul. Keunggulan teknik ini adalah penampilan buah yang besar, rasa baru yang khas, dan pohon akan tumbuh cepat karena banyak akar, serta pohon yang kuat.

2. Durian montong

Bagi sebagian orang, buah durian adalah buah yang harus di hindari karena aromanya yang menyengat. Namun banyak pula orang yang menyukainya dan berburu durian unggul dari berbagai wilayah Indonesia.

Budidaya durian montong merupakan salah satu jenis kultivar yang banyak di cari. Varietas durian unggul yang berasal dari Thailand ini memiliki keunggulan dari ukuran dan rasanya. Karena hal itulah maka tak heran jika kini bibit durian unggul ini pun bisa di temui di Indonesia.

Dengan kondisi iklim dan tanah yang ideal, maka durian ini bisa di budidayakan. Seperti halnya tabulampot durian bisa jadi pilihan metode budidaya yang mudah, praktis, dan menghasilkan buah unggulan baik dari ukuran dan rasanya.

Dari semua jenis durian yang ada, jenis durian montong juga yang paling banyak di cari. Selain memiliki rasa yang lebih enak, daging buahnya juga lebih tebal dan berbiji kecil. Berbeda dengan durian pada umumnya, budidaya durian montong akan menghasilkan buah yang berukuran besar. Maka tak heran jika harga buah ini cenderung lebih mahal di banding varietas durian lainnya.

Namun kini tidak perlu khawatir, karena buah ini bisa di tanam sendiri dengan berbagai cara. Ada yang menjadikannya sebagai tanaman perkebunan. Ada pula yang menanamnya di teras rumah, halaman, hingga pekarangan rumah.

Manfaat Buah Durian Bagi Kesehatan

Durian adalah buah asli dari Asia Tenggara. Buah ini sangat unik baik dari segi penampilan luar, rasa dan aroamnya. Banyak orang menyukai durian karena teksturnya yang lembut dan manis. Tetapi tidak sedikit yang menghindarinya, karena aromanya yang menyengat.

Namun, selain rasa dan berbagai keunikannya, buah ini menyimpan banyak sekali manfaat bagi kesehatan, seperti :

Cegah dan obati konstipasi

Durian kaya akan serat dan nutrisi yang dapat membantu buang air besar secara teratur. Serat ini selanjutnya bisa membantu mengatasi masalah sembelit.

Membantu mencegah anemia

Anemia tidak selalu di sebabkan oleh kekurangan zat besi dalam tubuh. Kekurangan folat juga dapat menyebabkan anemia yang dis ebut anemia pernisiosa. Folat, juga di sebut vitamin B9, di perlukan untuk membuat sel darah merah. Buah durian sendiri merupakan sumber vitamin B9. Jadi, konsumsi buah ini akan menjauhkan anda dari keluhan tersebut.

Menyehatkan kulit

Durian mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin ini berkontribusi penting dalam produksi kolagen. Selain itu, vitamin C juga berperan penting dalam menyembuhkan luka dan menjaga kesehatan kulit.

Membantu menjaga kesehatan tulang

Durian kaya akan kalium. Kandungan inilah yang menjadi nutrisi penting bagi tulang selain kalsium.

Mengatur kadar gula darah

Buah durian dapat membantu mengatur kadar gula darah karena kandungan mangan yang ada di dalamnya. Namun untuk penderita diabetes maupun penyakit kronis lainnya perlu konsultasi dokter untuk mengetahui dosis tepat atau takaran ideal untuk konsumsi buah ini.

Membantu menjaga fungsi tiroid

Durian unggul maupun durian pada umumnya merupakan sumber tembaga yang bagus. Kandungan inilah yang berperan dalam metabolisme tiroid, terutama dalam produksi dan penyerapan hormon.

Membantu merangsang nafsu makan

Durian kaya akan vitamin B yang membantu merangsang nafsu makan. Kandungan ini pula yang membantu menghasilkan asam klorida di perut untuk membantu pencernaan makanan, sehingga akan membuat seseorang lebih cepat merasa lapar.

Berperan dalam pembentukan tulang dan gigi

Fosfor adalah salah satu nutrisi yang terkandung dalam durian yang membantu memproses pembentukan tulang dan gigi. Konsumsi durian secukupnya dan tidak berlebihan akan bermanfaat bagi tubuh. Tetapi bagi yang memiliki kondisi atau masalah kesehatan tertentu, seperti asam urat, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menikmatinya.

Efek Lain Durian Bagi Tubuh

Di balik kelezatannya, durian ternyata bisa meningkatkan serangkaian risiko kesehatan. Terutama bagi yang mengkonsumsinya secara berlebihan, bisa membawa efek buruk. Buah yang mengandung alkohol ini akan memicu beberapa penyakit jika konsumsinya tidaklah dalam porsi yang tepat. Berikut ini adalah beberapa contoh efeknya :

Kolesterol tinggi => Durian unggul maupun durian pada umumnya jika terlalu matang akan memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Memakannya secara berlebihan akan menyebabkan kadar kolesterol naik. Kolesterol ini dapat memicu berbagai penyakit kronis, seperti asam urat dan penumpukan plak di pembuluh darah.

Menyebabkan jantung berdebar => Ketika memakan durian secara berlebihan, kandungan alkohol dan lemak tak jenuh akan membuat jantung berdetak lebih kencang. Kondisi ini akan semakin parah jika di alami oleh penderita penyakit jantung. Karena itu, penderita penyakit jantung harus membatasi konsumsi durian.

Menyebabkan obesitas => Tidak hanya mengandung lemak tak jenuh, durian juga kaya akan gula alami, yaitu fruktosa dan sukroksa. Jadi jika terlalu banyak mengkonsumsi buah ini, maka akan menyebabkan kegemukan.

Penyebab diabetes => Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang timbul jika mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung terlalu banyak gula. Durian adalah buah dengan kandungan gula yang tinggi. Jadi, konsumsinya harus dalam takaran yang seimbang.

Memperberat kinerja pankreas => Alkohol yang terlalu matang mengandung kadar alkohol yang tinggi. Jika di konsumsi terus menerus, maka durian akan membuat pankreas bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika di biarkan, dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel pankreas.

Cara Budidaya Tanaman Durian Unggul

Budidaya durain montong maupun durian bawor Banyumas sangat potensial di Indonesia. Untuk memulainya bisa dengan menerapkan beberapa cara dan tips berikut ini :

Pertama, siapkan bibit durian unggul. Caranya selain bisa membuat sendiri dengan metode cangkok, bisa pula dengan membeli di toko bibit online maupun offline. Sebelum membeli pastikan dulu varietas durian unggul yang akan di tanam baik itu durian bawor Banyumas atau durian montong.

Jika bibit durian unggul sudah siap, maka selanjutnya adalah menyiapkan lubang tanam atau pot untuk penanaman dengan metode tabulampot durian. Pot yang di sarankan adalah yang berukuran besar. Contohnya adalah pot dari drum.

Sebelum memindahkan bibit ke dalam pot atau drum, maka siapkan media tanam berupa tanah di campur pupuk kandang.  Pakailah perbandingan 1: 1. Jika media tanam sudah siap, masukkan bibit durian unggul ke dalam pot / drum.

Untuk perawatan tanaman durian unggul di kebun atau metode tabulampot durian, tidak jauh berbeda dengan tanaman buah lainnya. Perawatan tanaman ini meliputi penyiraman, penyiangan gulma, dan pemupukan.

Untuk langkah pemupukan tanaman budidaya durian di lakukan pada awal penanaman bibit. Selanjutnya, pemupukan di lakukan secara bertahap dalam periode waktu yang di tentukan. Pemupukan pertama di lakukan ketika tanaman berumur 3 bulan, pupuk yang di gunakan adalah pupuk NPK. Cara pemberian pupuk adalah membuat lubang di sekitar tanaman dan kemudian taburkan pupuk NPK hingga 100 gram.

Pemupukan kedua di lakukan setelah tanaman berumur 6 bulan setelah tanam. Sedangkan untuk pemupukan tanaman durian unggul ketiga di lakukan setelah tanaman berumur 1 tahun.

Anggur adalah tanaman buah perdu yang tumbuh dengan cara merambat pada media tertentu. Buah Anggur memiliki varian rasa dari manis hingga asam ini termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Buah ini umumnya digunakan untuk membuat jus, agar-agar, minyak biji anggur, dan kismis. Jenis tanaman ini juga bisa dibudidayakan sebagai tanaman buah dalam pot atau disebut dengan tabulampot anggur. Inilah yang membuat siapa saja bisa menanam buah perdu yang satu ini tanpa harus menyediakan lahan yang luas.

Banyak pula yang menyukai mengkonsumsi buah ini dalam kondisi segar. Selain karena rasanya, buah ini juga dikenal karena manfaatnya yang sangat luas, terutama bagi kesehatan. Buah ini juga populer karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam metabolisme. Mengkonsumsi buah ini maka bisa membantu mencegah pembentukan sel kanker dan penyakit lainnya.

Dengan adanya fakta di atas maka tak heran jika banyak yang membudidayakan buah ini. Dengan banyaknya varian dan jenis dari buah yang manis ini, membuat para petani dapat menanam bermacam-macam varietas dalam satu lahan.

Perawatan Tabulampot Anggur

anggur

Tabulampot anggur adalah salah satu cara budidaya yang kini makin populer di Indonesia. Hal ini tak lepas dari banyaknya keuntungan dengan memakai metode ini. Tanaman yang hidup di dataran rendah ini bisa ditanam tanpa butuh lahan luas.  Apalagi dengan langkah penanaman dan perawatan yang tepat, maka tabulampot anggur bisa tumbuh baik. Untuk pertumbuhan optimal, maka metode ini harus didukung dengan kondisi iklim, tanah, dan lingkungan yang tepat.

Berikut beberapa panduan bagaimana syarat tumbuh yang ideal bagi tanaman ini. Secara umum, inilah yang harus diketahui oleh para pembudidaya :

1. Iklim yang sesuai untuk budidaya anggur

Tidak seperti kebanyakan tanaman lain, tanaman buah jenis ini sebenarnya membutuhkan musim kemarau berkepanjangan untuk tumbuh. Musim kering ini idealnya berlangsung selama  4 hingga 7 bulan. Selain itu, tabulampot anggur juga bisa tumbuh dengan baik pada intensitas sinar matahari cukup tinggi.

Curah hujan yang dibutuhkan oleh tanaman ini hanya 800 mm per tahun. Oleh karena itu, penyiraman yang berlebihan dapat mengganggu proses pemupukan. Sedangkan Suhu untuk pertumbuhan maksimum adalah 31 ° C dan suhu untuk minum adalah 23 ° C.

2. Media tanam tabulampot anggur

Tanah yang baik untuk tabulampot anggur adalah yang mengandung pasir, kaya unsur hara, gembur, dan banyak mengandung nutrisi yang diperlukan tanaman. Sedangkan untuk tingkat keasaman tanah yang cocok untuk adalah pada pH 7 atau netral.

Untuk itulah, maka tabulampot anggur harus dibudidayakan dengan media tanam yang sesuai. Pemupukan atau pemberian kompos dalam dosis tepat juga dapat merekayasa tanah untuk memenuhi unsur hara untuk pertumbuhan tanaman.

3. Ketinggian tempat budidaya tabulampot anggur

Tanaman buah yang segar ini akan tumbuh dengan baik jika ditanam antara 5-1000 meter di atas permukaan laut. Lokasi yang tepat untuk tabulampot anggur ini haruslah di dataran rendah sebagai lokasi yang ideal.

Meskipun demikian, pada jenis dan varian tertentu banyak yang memiliki syarat tumbuh pada ketinggian yang berbeda. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman buah. Jenis tanaman Vitis vinifera membutuhkan ketinggian 1-300 m di atas permukaan laut. Sedangkan jenis Vitis labrusca membutuhkan ketinggian 1-800 m dpl

Jenis dan Varian Buah anggur

Di Indonesia, hampir semua jenis tanaman merambat dapat hidup dengan mudah. Bahkan tanpa perawatan khusus sekalipun, tabulampot anggur dari bibit unggul juga bisa tumbuh dengan baik. Selain metode penanaman buah dalam pot, tanaman buah ini bisa pula tumbuh di depan rumah dan merambat tumbuh dengan baik.

Sebelum mulai membudidayakan tanaman buah ini, ada baiknya untuk mengenal lebih jauh lagi tentang jenis dan juga anaeka varian buahnya. Hal ini akan membantu dalam mendapatkan jenis buah yang di inginkan. Berikut adalah jenis-jenis buah anggur paling populer di Indonesia :

1. Vitis labrusca

Varian jenis ini dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga 900 m di atas permukaan laut. Jenis varian buah ini juga banyak di tanam di dataran tinggi. Ciri-ciri dari  buah jenis ini adalah rasanya yang asam dan segar yang di gunakan untuk membuat jus dan juga minuman lainnya.

2. Vitis vinifera

Tanaman buah anggur yang satu ini dapat tumbuh di iklim kering dan di dataran rendah hingga 300 m di atas permukaan laut. Ciri-ciri dari jenis tanaman ini adalah memiliki kulit yang tipis, rasa yang manis dan segar. Di Eropa, jenis buah ini banyak di gunakan untuk bahan pembuatan minuman anggur.

3. Vitis rotundifolia

Tanaman buah anggur ini merupakan jenis buah yang berwarna ungu gelap hingga hitam saat sudah matang. Umumnya, jenis buah ini tidak hanya di makan segar tetapi juga di gunakan untuk membuat jus, jeli dan minuman anggur seperti beberapa varietas yang lainnya.

4. Anggur Bali

Buah anggur yang satu ini memiliki karakteristik warna buah hitam, ukuran buah sedang hingga besar, kulit tebal, daging lunak, memiliki biji, dan rasa manis sedang. Buah ini banyak yang di tabur dan di budidayakan di Bali, terutama di daerah Buleleng.

Manfaat tanaman anggur bagi kesehatan

Buah anggur memiliki banyak varian warna. Buah ini bisa di temui dengan warna buah beragam, seperti hijau, merah atau hitam. Tidak hanya rasanya enak, tetapi manfaat anggur untuk kesehatan juga tidak sedikit. Manfaat anggur dapat di peroleh baik ketika di makan segar atau setelah di olah menjadi jus, jeli, selai anggur dan bentuk olahan lainnya.

Inilah yang menyebabkan banyak orang yang menyukai buah anggur. Bahkan tidak sedikit yang ingin memulai metode budidaya tabulampot anggur yang menghasilkan produksi buah melimpah. Namun, belum tahu cara budidayanya, maka bisa melihat dulu apa saja manfaatnya bagi kesehatan :

1. Mencegah masalah pada jantung

Di percaya bahwa kandungan polifenol dalam anggur dapat membantu mencegah masalah jantung. Kandungan ini pula mampu melawan radikal bebas, memiliki efek anti inflamasi dan mampu mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

2. Membantu mencegah kanker

Ekstrak kulit dan biji anggur mengandung bahan-bahan alami yang dapat membantu menunda atau mencegah beberapa jenis kanker. Karena itu, konsumsi dalam  jumlah tepat secara teratur mampu mendukung gaya hidup sehat dengan semua kandungan yang di milikinya.

3. Mengurangi tekanan darah tinggi

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah anggur dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Selain itu, anggur juga memiliki kandungan kalium tinggi, yang membantu menghilangkan efek natrium dalam tubuh, sehingga tekanan darah tinggi bisa berkurang.

4. Membantu meningkatkan memori

Penelitian menunjukkan bahwa buah-buahan yang kaya antioksidan dapat membantu mengurangi stres oksidatif. Inilah yang berkontribusi untuk menunda penuaan, meningkatkan kinerja memori dan fungsi motorik pada tubuh. Selanjutnya, buah ini juga di anggap bisa membantu dalam mengatasi gangguan saraf otak, seperti penyakit Alzheimer.

5. Mengurangi risiko diabetes

Sebuah studi menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga porsi anggur, kismis, apel, atau pir per minggu dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Buah ini termasuk buah-buahan dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Inilah yang diyakini bisa membawa manfaat baik untuk penderita diabetes.

6. Melindungi retina mata

Anggur yang di konsumsi secara teratur dapat membantu mencegah gangguan pada retina mata. Mengonsumsi ekstrak biji anggur juga dapat membantu mengurangi stres mata karena cahaya yang terlalu terang.

7. Memperlambat penuaan

Anggur juga mengandung resveratrol yang dapat membantu mencegah penyakit degenerative. Selain itu, anggur juga mengandung asam lemak esensial linolenat yang berfungsi mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas kulit.

Efek Konsumsi Buah Anggur Secara Berlebihan

Meskipun memiliki banyak manfaat, tetapi konsumsi buah ini dalam jumlah berlebihan, sebenarnya bisa berbahaya untuk tubuh. Beberapa masalah yang akan timbul saat buah ini di konsumsi dalam jumlah berlebihan di antaranya :

1. Berat badan tidak seimbang

Pada dasarnya buah yang satu ini adalah buah yang rendah kalori. Masalah yang muncul adalah ketika buah ini di konsumsi dalam jumlah yang sangat besar. Jumlah kalori yang di berikan kepada tubuh pun akan meningkat. Selanjutnya, terlalu banyak kalori akan mempengaruhi kenaikan berat badan di tubuh kita.

2. Kelebihan karbohidrat

Anggur merupakan salah satu jenis buah dengan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Itulah sebabnya mengkonsumsi buah ini dalam jumlah berlebih sama saja dengan mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah besar. Semakin banyak buah yang di konsumsi, semakin banyak karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh kita.

3. Menimbulkan masalah usus

Konsumsi buah dalam jumlah yang tepat akan sangat bermanfaat bagi tubuh. Namun salah satu efek samping yang di timbulkan saat di konsumsi dalam jumlah banyak adalah menyebabkan masalah pada usus. Ini karena jumlah buah yang banyak saat di konsumsi dapat meningkatkan beban kerja pada usus.

4. Menyebabkan alergi

Buah dengan rasa manis segar ini merupakan salah satu jenis makanan yang dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang. Alergi ini muncul dengan di tandai adanya bintik-bintik merah pada kulit, rasa gatal, sering bersin dan adanya gejala lainnya. Pada kasus yang lebih parah, alergi ini akan dapat menyebabkan sesak napas pada penderita.

5. Menyebabkan gangguan pencernaan

Salah satu gangguan pencernaan yang bisa muncul adalah diare yang di akibatkan karena terlalu banyak makan buah ini. Selain itu dapat menyebabkan sakit perut bagi mereka yang memiliki intoleransi fruktosa pada saat mengonsumsi buah ini secara berlebihan.

6. Menyebabkan diabetes

Anggur adalah salah satu buah yang memiliki banyak kandungan gula. Hal ini menyebabkan resiko tersendiri jika mengkonsumsinya terlalu banyak. Bahkan, makan terlalu banyak buah yang manis ini dapat menyebabkan diabetes.

Cara Budidaya Tanaman Anggur Melalui Tabulampot

Banyak yang ingin memiliki tanaman buah dalam pot atau biasa di sebut dengan tabulampot anggur. Namun banyak yang belum mengetahui bagaimana cara memulainya. Padahal, budidaya tanaman tropis ini sangat menguntungkan. Dengan cara pemilihan bibit yang tepat hingga pemeliharaannya, maka akan dapat menghasilkan buah yang lebat pada saat mulai panen.

Untuk memulai budidaya tanaman ini, ada beberapa cara dan panduan yang dapat di pelajari lebih dulu. Berikut ini adalah beberapa langkah dan tipsnya yang dapat di aplikasikan :

1. Pemilihan bibit buah anggur yang unggul

Dalam mengawali kegiatan budidaya atau bercocok tanam pohon buah, langkah pertama yang harus di lakukan adalah pemilihan bibit. Selain dengan cara menyemaikan biji buahnya, ada cara lain yang lebih praktis. Caranya adalah dengan membeli bibit unggul. Tanaman dari bibit unggul akan menghasilkan tanaman dengan kelebihan sebagai berikut :

Lebih tahan terhadap hama dan penyakit

Dengan perbanyakan vegetatif bibit pohon dapat tumbuh lebih cepat

Buah akan sama dengan induknya dan lebih terjaga kualitasnya

Panen pertama bisa lebih cepat

Buah yang di hasilkan akan sesuai dengan keinginan

Itulah mengapa, pembudidaya tabulampot anggur lebih memilih membeli bibit unggul daripada membuat sendiri bibit anggur dari biji. Mayoritas lebih memilih tabulampot di bandingkan dengan menanamnya langsung di tanah. Hal ini di karenakan tabulampot anggur di pandang lebih praktis dan mudah dit erapkan bagi siapa saja. Hal ini juga menjadi salah satu solusi bagi yang tidak memiliki cukup lahan untuk menanam pohon buah.

Setelah melihat keuntungan di atas, maka saatnya untuk melihat kriteria bibit yang terbaik untuk buah yang satu ini. Beberapa kriteria yang harus di perhatikan dalam pemilihan bibit pohon buah ini adalah :

Panjang potongan tanaman atau stek yang di gunakan memiliki ukuran antara 25 hingga 30 cm

Potongan batang harus memiliki diameter 1 cm atau lebih. Semakin besar ukuran diameter batang akan semakin bagus.

2. Menyiapkan media tanam

Siapkan tanah yang subur namun jangan sampai ada terlalu banyak air karena justru akan menghambat pertumbuhan tanaman ini dan dapat menimbulkan busuk pada daun dan batang. Jenis tanah yang ideal dan baik untuk menanam pohon jenis ini adalah tanah berpasir.

3. Penanaman bibit buah anggur

Langkah berikutnya untuk memulai budidaya metode tabulampot anggur adalah melakukan penanaman bibit. Setelah bibit tanaman memasuki usia 2 bulan atau lebih, maka akan mulai muncul akar dan daun. Kondisi ini menunjukkan bahwa bibit pohon tersebut telah siap di pindahkan ke media tanam yang di sediakan.

Untuk hasil terbaik, proses pananaman bibit pohon buah ini sebaiknya di lakukan pada saat memasuki musim kemarau. Jangan lupa untuk menyediakan batang bambu atau tiang minimal 2 meter sebagai media rambat tanaman ini.

4. Penyiangan di sekitar media tanam

Penyiangan ini bertujuan untuk mencegah supaya nutrisi tidak di serap oleh tanaman lain. Sehingga dengan begitu tanaman buah ini bisa tumbuh dengan lebih baik. Penyiangan di lakukan dengan menghilangkan gulma tumbuhan lain di sekitar area tanaman, seperti rumput liar.

5. Penyiraman pohon anggur

Penyiraman tanaman ini sebaiknya di lakukan dua hari kali sehari pagi dan sore hari atau tiga hari sekali. Namun ketika penanaman terjadi di musim hujan, maka tidak perlu di siram karena tanaman merambat ini pada dasarnya tidak terlalu menyukai tanah lunak dengan banyak kandungan air.

Selain itu, penting juga untuk memberikan pupuk ketika umur tanaman buah sudah mulai memasuki masa 90 hari. Selanjutnya, proses pemupukan dapat di lakukan setiap dua pekan sekali atau minimal sebulan sekali.

6. Proses panen buah anggur

Sebelum panen buah ini di lakukan, maka kenali dulu ciri-ciri buah yang sudah siap  panen. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda yang bisa di lihat, terutama dari penampakan buahnya :

Semua buah di satu cabang masak secara seragam, bisa di lihat dari warna-warna yang di miliki oleh satu buah dan yang lainnya sudah seragam

Buahnya tidak sulit di petik dari dahannya

Tekstur daging buah sudah tidak terlalu keras

Petik buah yang matang ketika masih pagi dan segera taruh di tempat atau keranjang yang sudah di siapkan sebelumnya. Hindari menumpuk buah di dalam satu tempat karena bisa merusak tekstur buah itu sendiri. Untuk panen, gunakan gunting dahan agar proses panen lebih mudah.

Tips Menanam Bibit Anggur

anggur

Area tanaman yang di butuhkan untuk tanaman buah ini adalah dataran rendah yang memiliki musim kemarau panjang

Hindari tempat yang berpotensi di terpa angin kencang di karenakan berpotensi mengganggu tanaman buah dan menggugurkan bunganya

Pastikan tanaman ini bisa terkena sinar matahari langsung karena tanaman ini sebenarnya merupakan tanaman buah tropis.

Dalam metode budidaya tanaman buah di dalam pot, ada beberapa hal penting yang harus di lakukan untuk tanaman jenis ini. Hal ini bertujuan agar tanaman buah ini tumbuh dengan baik dan mampu menghasilkan buah berkualitas. Hal ini berlaku baik untuk budidaya di lahan maupun menggunakan metode tabulampot anggur. Untuk itu, pahami beberapa tips budidaya tanaman anggur berikut ini :

Dengan melakukan semua cara dan metode budidaya tabulampot anggur di atas, maka akan di dapatkan buah yang bermutu. Hal ini tentu akan turut membantu para petani dalam memperoleh hasil yang melimpah pada saat panen di lakukan, sehingga akan didapatkan keuntungan secara komersial yang tidak sedikit.

Kawista (Limonia acidissima) adalah buah yang langka dan belum banyak dikenal orang, terutama oleh masyarakat Indonesia. Buah Kawista termasuk ke dalam suku jeruk-jerukan (Rutaceae). Tanaman ini masih jarang ditemukan meskipun sekarang beberapa daerah sudah mulai mengembangkannya.

Padahal budidaya buah kawista memiliki banyak keuntungan. Selain rasa buahnya yang disukai, pohon buah ini juga relatif tahan terhadap kondisi buruk termasuk pada kondisi tanah kering. Selain itu, budidaya buah ini juga lebih tahan akan penyakit.

Buah ini sendiri diyakini berasal dari dari India selatan dan tersebar luas hingga ke Asia Tenggara. Di negara Indonesia, wilayah penyebaran yang paling banyak ditemui adalah kawasan pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Sifat Tanaman Buah Kawista Yang Langka

buah kawista

Kawista merupakan pohon penghasil buah yang mampu hidup di tanah kering.  Di daerah tertentu, buah ini disebut dengan nama buah kawis.

Karakteristik pohon ini memang cukup unik. Mulai dari lokasi budidaya hingga morfologi tanaman dan buah, kawista termasuk buah yang mudah dikenali. Bagi pembudidaya wajib mengenal ciri-cirinya lebih jauh lagi.

Batang pohon => Hal pertama yang harus diketahui adalah dari penampakan batang pohon ini. Pohon buah kawista memiliki batang yang relatif kecil dan dapat mencapai tinggi hingga 12 meter dengan cabang-cabang yang ramping. Cabang pohon kawista ini (Limonia acidissima) biasanya ditumbuhi duri.

Daun => Daunnya termasuk jenis daun majemuk dengan ukuran panjang hingga 12 cm, dan daunnya saling berhadapan, dua hingga tiga pasang.

Bunga => Ukuran bunganya kecil dan biasanya berkelompok dengan warna putih atau hijau dan kemerahan. Bunga muncul dari ketiak atau berada di ujung cabang.

Buah => Buah Kawista berbentuk bulat, teksturnya keras dan bersisik. Warnanya cenderung putih kecoklatan. Daging buahnya memiliki aroma harum dengan warna coklat kehitaman. Buah yang sudah cukup matang akan jatuh sendiri. Karena kulit buahnya keras, meski jatuh buahnya tidak akan rusak.

Lokasi Budidaya Buah Kawista Yang Ideal

Selain penampilan fisiknya, pembudidaya buah ini juga harus tahu dimana lokasi ideal budidaya tanaman ini. Pohon ini dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan kondisi tanah kering.

Tanaman penghasil buah beraroma harum ini merupakan tanaman  buah di dataran rendah (ketinggian 400 meter di atas permukaan laut). Di wilayah tertentu, buah ini dapat hidup dengan baik.

Selain Indonesia, buah ini bisa tumbuh secara alami di wilayah Sri Lanka, India, Myanmar, dan IndoCina, kemudian menyebar ke Malaysia. Pohon Kawista juga telah diperkenalkan ke Amerika. Untuk Indonesia, tanaman ini tumbuh secara alami di wilayah pantai utara Jawa.

Pemanfaatan Buah Kawista

Di Indonesia, pohon Kawista belum banyak dibudidayakan dan hanya ditanam secara liar di pekarangan rumah dan kebun. Meskipun demikian, di beberapa negara lain seperti Sri Lanka, budidaya kawista telah banyak dilakukan oleh penduduk setempat. Buah kawista banyak dimanfaatkan dan diolah menjadi makanan olahan seperti krim kawista yang telah menjadi salah satu komoditas ekspor.

Selain di olah menjadi bahan makanan, buah kawista juga dapat di santap langsung. Untuk meningkatkan nilai jualnya, maka buah ini lebih banyak di olah menjadi beragam makanan. Contoh olahan dari buah ini adalah sirup dan dodol. Selain itu, buah kawista yang sudah masak di percaya mampu mengurangi sakit perut, dan dapat di gunakan sebagai tonik.

Sementara itu di sisi lain kulit pohon kawista banyak juga di manfaatkan sebagai bahan campuran herbal untuk mengobati menstruasi yang berlebihan, gangguan hati, dan mengatasi mual. Bahkan ada yang memakainya untuk mengobati luka yang di sebabkan oleh gigitan serangga.

Sayangnya sampai dengan saat ini masih belum banyak masyarakat yang tahu cara mengolah dan budidaya pohon kawista. Hal ini di karenakan pohon dan buah kawista memang kurang populer di bandingkan jenis buah lainnya. Jadi, masih banyak kesempatan untuk mulai membudidayakan buah langka yang berharga cukup mahal ini.

Manfaat Tanaman Buah Kawista Bagi Kesehatan

buah kawista

Seperti halnya buah tropis lain, kawista memiliki banyak kandungan vitamin dan nutrisi lainnya. Secara umum, manfaatnya adalah bisa memberi efek pencahar. Dalam pengobatan alternatif, kawista juga dapat di gunakan sebagai obat alami untuk masalah kesehatan seperti asma, flu ringan, konstipasi, diabetes, penyakit jantung, dan kolesterol tinggi.

Bagi yang ingin melakukan budidaya buah langka ini, maka perlu tahu juga berbagai manfaat buah kawista dan nutrisi yang terkandung di dalam buah kawista, di antaranya :

1. Membantu mengurangi diare

Buah kawista dapat membantu mengobati diare. Hal ini di karenakan dalam ekstrak buah yang terkandung di dalam kawista memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan diare yang di sebabkan oleh infeksi bakteri. Karenanya konsumsi buah ini dalam jumlah yang ideal bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan.

buah kawista

2. Sebagai obat herbal untuk batuk

Untuk mendapatkan manfaat ini, maka bisa mengkonsumsinya dalam bentuk sirup atau konsumsi langsung buah saat sudah masak. Kandungan cola dalam buah ini bisa sangat efektif untuk meredakan batuk secara sehat dan alami tanpa campuran bahan kimia.

3. Sebagai penambah energi

Kandungan glukosa yang melimpah pada buah kawista membuat buah ini menjadi andalan untuk meningkatkan energi. Kawista juga banyak di konsumsi dan di olah menjadi tonik yang bisa mengembalikan energi setelah melakukan pekerjaan berat.

Bagi olahragawan dan orang yang melakukan pekerjaan ekstra bisa mengkonsumsi buah ini untuk menambah energi. Konsumsinya bisa dari buah segar kawista maupun dari hasil olahan buah ini.

4. Memperkuat daya tahan tubuh

Kawista juga kaya akan antioksidan dan vitamin C. Kandungan vitamin ini dapat menangkal radikal bebas dan memperkuat daya tahan tubuh. Karena itu, siapa saja dapat menjadikan buah ini sebagai camilan sehat. Namun perlu di catat bahwa bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti jantung, ginjal, dan diabetes sebelum menikmati buah ini haruslah di sertai ijin oleh dokter.

5. Mengurangi demam

Dengan makan buah ini banyak masyarakat yang yakin dapat memberikan manfaat untuk mengurangi demam. Meskipun sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan hal ini, namun kebiasaan orang Asia yang sudah turun menurun dalam mengkonsumsi kawista ketika mereka demam masih cukup kuat.

Cara Mengkonsumsi Buah Kawista

buah kawista

Berbagai manfaat yang di miliki oleh buah kawista sesuai dengan kekayaan kandungan nutrisi di dalam buah ini. Mulai dari  serat, fe, vitamin, lemak, karbohidrat, protein, dan air, semuanya memberikan manfaat bagi tubuh.

Daging buah ini juga mengandung kalsium, zat besi, asam nitrat dan berbagai jenis asam lainnya. Selain manfaat kesehatan di atas, buah kawista juga sering di gunakan sebagai sirup dan campuran herbal.

Atau jika ingin lebih praktis, untuk bisa langsung mendapatkan manfaatnya bisa dengan melakukan metode yang paling mudah yaitu dengan membelah buah, mengeruk dagingnya, dan mencampurnya dengan sedikit gula kemudian setelah itu tinggal menyantap dan menikmatinya.

Cara Budidaya Tanaman Buah Kawista

Kawista adalah tanaman buah dari famili Rutaceae (jeruk-jerukan) yang berasal dari India. Tanaman ini memiliki kayu keras dan dengan pertumbuhan yang cukup lambat. Sebagai salah satu solusinya, maka perlu memilih dari bibit unggul dari perbanyakan vegetatif.

Bibit inilah yang sering di manfaatkan para pembudidaya untuk bisa mendapatkan hasil buah yang lebih melimpah. Jika di tanam melalui biji, maka akan butuh waktu lebih lama untuk berbuah. Jadi di lihat dari cara pembiakan yang lebih efektif untuk melakukan budidaya tanaman ini adalah dengan metode vegetatif.

Memilih Bibit Unggul Buah Kawista

Langkah ini adalah hal pertama yang harus di lakukan. Dengan memilih bibit unggul maka akan di dapatkan tanaman yang unggul pula. Ciri tanaman ini adalah tahan terhadap hama, pohon tidak setinggi di alam liar sehingga buah lebih mudah dipanen.

Bibit tersebut sering kali di temui dari hasil perbanyakan vegetatif. Inilah yang menjadi solusi bagi pembudidaya tanaman buah kawista ini. Selain itu, buah juga akan berkualitas baik ukuran maupun rasa manisnya karena di dapatkan dari bibit yang unggul pula.

Untuk mendapatkan bibit buah ini ada satu cara lebih mudah dan praktis untuk diterapkan yaitu dengan membeli bibit langsung dari para penjual bibit unggul. Hal ini dapat di lakukan setelah terlebih dahulu menemukan toko bibit yang terpercaya. Dari sinilah akan di dapatkan berbagai keunggulan. Tentunya semua itu akan lebih memudahkan proses budidaya.

Budidaya dengan Sistem Tabulampot

Buah kawista merupakan tanaman yang banyak di jadikan model tanaman tabulampot. Istilah ini di artikan sebagai tanaman buah dalam pot. Dengan segala kemudahan yang di dapatkan, maka metode ini banyak di pakai.

Khususnya bagi yang tidak memiliki lahan luas untuk budidaya tanaman, maka tabulampot menjadi pilihan yang utama. Bibit kawista memang memiliki beberapa keunggulan di bandingkan dengan jenis bibit buah lainnya sehingga sangat cocok untuk dibudidayakan.

Bibit tanaman ini bersifat adaptif sehingga sangat mudah tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Termasuk di dalam media berupa pot, tanaman ini relatif mudah untuk di budidayakan.

Dengan metode inilah, maka akan bisa panen pertama lebih cepat. Bibit pohon kawista dapat berbuah pada usia 3-4 tahun dengan perawatan rutin dan pemberian pupuk yang tepat.

Jika jenis buah lain dapat berbuah rata-rata setahun sekali, jenis buah yang satu ini dapat berbuah lebih dari dari sekali dalam setahun. Dapat di katakan bahwa tanaman kawista bisa berbuah tanpa mengenal musim. Dengan beberapa kelebihan tersebut, kawista sangat cocok untuk dibudidayakan.

Perawatan Tanaman Budidaya Kawista

Seperti halnya budidaya tanaman lain, perawatan pohon buah jenis ini tidak terlalu jauh berbeda. Terutama untuk buah-buah tropis yang sangat baik di tanam di Indonesia, semuanya membutuhkan perawatan mulai dari pemilihan media tanam hingga proses pemupukan yang tepat. Perawatan tanaman ini bisa terdiri dari :

Penyediaan unsur hara pada media tanam => Faktor ini sangat penting terutama pada awal penananam bibit. Pasalnya, bibit harus di tanam pada tanah yang gembur dan kaya unsur hara. Jika memungkinkan, bisa di tambah dengan pupuk organik untuk mengkondisikan tanah agar lebih gembur.

Penyiraman media tanam => Penyiraman bisa di lakukan setiap hari, namun jangan sampai memberikan eek berupa kelembaban yang berlebihan pada tanah. Karena pada dasarnya, tanah kering adalah yang paling cocok untuk budidaya tanaman ini.

Pemupukan => Pemberian pupuk organik bisa menjadi pilihan untuk menyuburkan tanah. Selain itu, pemupukan yang teratur juga membantu proses pembentukan bunga dan buah pada tanaman ini. Berikan pula insektisida atau pestisida secukupnya saat penyakit dan hama mulai menyerang tanaman buah.

Pembasmian gulma => Rumput liar yang tumbuh di sekeliling tanaman merupakan salah satu bentuk gangguan pada pertumbuhan tanaman budidaya. Jadi pastikan untuk membersihkan tanaman pengganggu di sekitar media tanah, baik di pot maupun di lahan, tanaman pengganggu harus di buang. Hal ini memungkinkan pohon bisa menyerap dengan sempurna semua unsur hara di dalam tanah.

Tips Membeli Bibit Unggul Tanaman Kawista

Seperti di sebutkan di atas bahwa pemilihan bibit menjadi hal penting dalam proses budidaya. Maka, selalu pastikan telah memilih bibit di tempat terbaik untuk memilih buah berkualitas seperti di tempat kami. Di bawah terdapat beberapa kelebihan dari TanamanMart yang dapat di jadikan panduan dan di terapkan dalam pemilihan bibit buah kawista :

Bibit buah berkualitas dan bisa dikirim ke seluruh wilayah Indonesia => Banyak yang memilih membeli bibit secara online. Selain banyak pilihan yang bisa di dapat, cara ini juga membuat siapa saja mendapat bibit dengan cepat dan mudah. Pastikan bahwa penjual bibit bisa menjamin barang datang sampai ke tempat yang di inginkan seperti yang di lakukan oleh TanamanMart.

Ada garansi => Ada kalanya, bibit rusak atau mati saat proses pengiriman. Untuk menghindari kerugian, maka pastikan bahwa ada garansi yang di tawarkan oleh penjual bibit buah.

Bibit sesuai dengan varietas yang di inginkan => Sebelum membeli, pastikan bibit berasal dari jenis atau varietas yang di inginkan dan asli. Tanyakan pula detail bibit dan juga cara perawatan yang tepat untuk memulai budidaya dari penjual bibit.

Ciri Bibit Unggul Kawista

Bibit unggul tanaman buah ini harus memiliki beberapa kriteria tertentu. Hal inilah yang akan membantu dalam mendapatkan tanaman yang kuat dan berbuah lebat. Inilah beberapa ciri bibit yang terbaik :

Batang buah kuat dan kokoh

Daun yang rimbun, hijau segar dan cerah

Akar sudah kuat

Kondisi daun yang segar dan tidak rontok

Pohon segar dan tidak layu.

Budidaya Tanaman Di Lahan Atau Perkebunan

Setelah bibit buah tersedia, maka tinggal menentukan pilihan untuk menanamnya. Apakah akan di tanam di pot atau di lahan/tanah langsung. Untuk penanaman dan budidaya di lahan, maka harus memperhatikan lokasi sekitar budidaya.

Cara pertama yang harus di lakukan adalah dengan memilih lahan yang cukup luas. Ukuran lahan harus sesuai dengan jumlah bibit yang akan di tanam.

Buat jarak tanam yang tepat, yaitu dengan jarak minimum antara pohon adalah 6 × 6 meter. Apabila jarak terlalu dekat, maka pada saat pohon sudah tumbuh tinggi dan batang pohon sudah besar dahan-dahan antara pohon satu dengan yang lainnya akan saling bertemu sehingga menyebabkan sinar matahari akan terganggu. Pastikan tidak ada naungan yang menghalangi matahari. Sementara lubang tanam yang ideal adalah  berukuran 60x60x60 cm. Setelah lubang tanam selesai, maka isi lubang tanam dengan campuran tanah dan pupuk kandang kering. Biarkan lubang tanah yang sudah di isi dengan campuran tanah dan pupuk kandang selama kurang lebih 2 pekan. Sehingga gas yang terkandung di dalam pupuk kandang akan hilang dan tersapu oleh angin.

Dengan cara yang tepat dalam mempersiapkan media tanam, maka akan di hasilkan buah yang berkualitas. Untuk proses perawatannya sendiri hampir sama dengan budidaya kawista dalam pot. Penyiraman, penyiangan, dan juga pemupukan haruslah di lakukan dengan tepat sehingga hasilnyapun akan lebih optimal.

Jambu monyet atau jambu mede tentu sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Nama latin dari buah yang satu ini adalah Anacardium occidentale dengan bentuknya yang bulat lonjong berwarna kuning atau merah. Buah ini juga memiliki kacang mete yang juga banyak diolah untuk keperluan konsumsi sehari-hari.

Buah yang satu ini memiliki rasa yang cenderung sepat dan asam dengan sedikit rasa manis. Tanaman buah satu ini merupakan tanaman asli dari timur laut Brazil. Selanjutnya, pada misionaris, Portugis membawanya ke Afrika Timur dan juga India. Hal ini terjadi selama akhir abad ke 16.

Produk buah yang satu ini juga banyak dikonsumsi di Asia Selatan dan juga Asia Tenggara. Tanaman ini bisa tumbuh sampai 12 meter di tanah yang subur dan dengan kelembapan tinggi. Cocok dibudidayakan di daerah beriklim tropis seperti halnya di Brazil. Tanaman ini juga cocok dibudayakan di Indonesia yang juga beriklim tropis.

Penghasil Jambu Mede

Di Indonesia, Anda bisa di temukan banyak sentra penghasil buah yang satu ini seperti halnya Jawa Timur dan Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan beberapa daerah yang lainnya.

Buah yang satu ini bisa dikonsumsi dengan cara dibuat olahan sesuai dengan selera. Beberapa olahan yang bisa dibuat dari buah dengan rasa yang khas satu ini antara lain adalah jus segar, dijadikan sebagai asinan, selasi, hingga dijadikan sebagai rujak. Anda juga bisa mengambil bagian kacang metenya untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain enak di jadikan sebagai bahan konsumsi, jenis buah yang satu ini juga kaya akan nutrisi. Adapun beberapa nutrisi yang bisa di temukan dalam buah satu ini seperti halnya asam amino, vitamin C, kalium, zat besi, tembaga, kalsium, glukosa, fruktosa, serat, magnesium, dan berbagai nutrisi yang lainnya.

Dengan berbagai kandungan sehat tersebut, buah ini mampu memberikan banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan.  Anda bisa memanfaatkannya untuk mengatasi dan mencegah datangnya gangguan kesehatan yang mengganggu. Lantas apa saja manfaat yang bisa di dapatkan dari jenis buah yang satu ini?

Adapun beberapa manfaat yang bisa di dapatkan dari konsumsi buah ini antara lain adalah sebagai berikut :

1. Jambu Monyet untuk Menurunkan Berat Badan

jambu mede

Memiliki tubuh yang ideal, tentu di inginkan oleh banyak orang. Sayangnya, tidak sedikit yang mengaku kesulitan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang di inginkan. Jika memang demikian, maka tidak ada salahnya untuk memasukkan buah ini sebagai asupan sehat di dalamnya. Konsumsi jus buah yang satu ini bagus dalam memaksimalkan penurunan berat badan.

Agar hasilnya lebih maksimal, Anda bisa mengimbanginya dengan melakukan olahraga dan pola hidup yang lebih sehat. Dengan demikian, penurunan berat badan juga akan segera Anda dapatkan. Dengan tubuh yang ideal, Anda juga akan lebih percaya diri saat berada di depan banyak orang.

2. Jambu Mede untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

jambu mede

Buah yang satu ini juga berperan dalam meningkatkan sistem imun agar tubuh tidak mudah sakit. Manfaat buah dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah karena kandungan fenol, vitamin C, asam amino, serta sejumlah mineral penting yang terdapat di dalamnya. Dengan tubuh yang sehat, aktivitas harian juga akan menjadi lebih lancar dan menyenangkan.

Kandungan vitamin C di dalam buah juga bagus dalam mencegah tubuh terserang flu yang menganggu. Flu sendiri merupakan salah satu bentuk gangguan kesehatan yang biasanya menyerang dengan tiba-tiba dan menimbulkan gejala seperti batuk, bersin-bersin, hidung tersumbat, hingga sakit kepala.

Jika tidak segera di atasi, flu bisa menimbulkan rasa tidak nyaman akibat gejala yang muncul. Pada akhirnya gangguan kesehatan satu ini juga akan menghambat pekerjaan yang Anda lakukan.

3. Jambu Monyet untuk Mencegah Anemia

jambu mede

Anemia merupakan gangguan kesehatan akibat kekurangan sel darah merah yang sehat atau ketika sel darah merah tidak berfungsi dengan baik. Gangguan yang satu ini bisa menimbulkan beberapa gejala seperti halnya tubuh yang mudah lelah, sakit kepala, sering mengantuk, detak jantung tidak teratur, hingga kulit yang terlihat pucat.

Jambu mete bisa di jadikan sebagai salah satu cara alami dalam mengatasi anemia dengan kandungan zat besi di dalamnya. Mencukupi kebutuhan zat esi dalam tubuh juga berguna untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi hingga tubuh yang mudah lelah.

4. Manfaat Jambu Mede untuk Kesehatan Rambut

jambu mede

Terutama bagi wanita, rambut menjadi bagian dari tubuh yang penting untuk dirawat agar tetap cantik. Untuk mempercantik rambut sendiri, ada banyak cara yang bisa di lakukan dimana salah satunya adalah dengan mengandalkan kacang mede sebagai minyak rambut.

Minyak kacang mede berguna untuk menjaga keindahan rambut dan membuatnya lebih berkilau. Dengan rambut yang senantiasa terawat dan sehat Anda juga bisa tampil percaya diri dengan rambut yang cantik.

5. Jambu Mede untuk Meningkatkan Kesehatan Mata

Buah satu ini memiliki kandungan sehat yang berupa lutein serta zeaxhantin di dalamnya.

Kedua kandungan tersebut bagus dalam meningkatkan kesehatan mata hingga mencegah indera penglihatan terkena gangguan yang tidak di inginkan.

Menjaga kesehatan mata sendiri sebaiknya di lakukan mulai dari sekarang. Apalagi, seiring dengan berjalannya waktu, ketajaman mata akan semakin berkurang. Tidak hanya itu, ancaman juga datang dari berbagai jenis penyakit yang mengganggu.

6. Khasiat Jambu Mete untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Darah tinggi bisa menyebabkan terjadinya berbagai jenis penyakit berat seperti halnya stroke, serangan jantung, dan lain sebagainya. Kandungan magnesium yang terdapat dalam buah ini mampu membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa segera mengonsumsi jenis buah yang satu ini.

7. Jambut Monyet untuk Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat jambu mete juga berguna dalam menjaga kesehatan tulang dengan kandungan magnesium di dalamnya. Magnesium sendiri merupakan salah satu jenis mineral yang di butuhkan untuk mempersehat jaringan tubuh, otot, hingga kesehatan tulang.

Tidak hanya magnesium, buah ini juga menawarkan khasiat sehat dengan kandungan fosfor di dalamnya. Fosfor sendiri berguna dalam meningkatkan kesehatan tulang sekaligus penyerapan karbohidrat yang berguna dalam meningkatkan performa tubuh.

8. Manfaat Sehat Jambu Monyet untuk Mengatasi Kolesterol

Tingginya kolesterol jahat di dalam tubuh menyebabkan terjadinya berbagai jenis gangguan kesehatan seperti halnya stroke dan hipertensi. Untuk mengurangi kadar kolesterol berlebih sendiri bisa di lakukan dengan cara mengonsumsi buah yang sehat di mana salah satunya adalah jambu mete.

Buah yang satu ini memiliki kandungan yang berupa asam lemak tak jenuh di dalamnya. kandungan tersebut berguna dalam menurunkan kolesterol jahat agar tidak berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang tidak di inginkan.

9. Manfaat Buah Jambu Monyet untuk Melawan Radikal bebas

Radikal bebas bisa di temukan di berbagai tempat, sehingga kita harus berhati-hati. Adapun salah satu cara yang bisa di lakukan untuk melindungi dari radikal bebas adalah dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat dan bernutrisi. Salah satunya adalah kandungan buah dari jambu monyet dalam bentuk antioksidan.

Kandungan yang satu ini berguna dalam menahan serangan berbahaya radikal bebas yang menyebabkan penyakit. Dengan manfaatnya yang satu ini, maka tidak heran jika buah ini di sarankan untuk di konsumsi oleh mereka yang rentan terserang radikal bebas.

Radikal bebas sendiri tidak hanya menyebabkan gangguan kesehatan yang ringan, namun juga yang berat sekalipun.

10. Manfaat Sehat Jambu Monyet bagi Kecantikan Kulit

Buah yang satu ini juga mengandung sejumlah antioksidan yang bagus dalam menjaga kesehatan kulit. Buah ini juga di anggap dapat memberikan perlindungan terhadap sinar UV, sehingga bisa mencegah degenerasi makula akibat usia.

Dengan manfaat sehat yang satu ini, Anda juga bisa lebih percaya diri karena kondisi kulit yang sehat. Tidak hanya itu, jus kulit dari buah dan minyak mete bisa di gunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit kulit seperti halnya bisul, kutil, hingga kapalan.

11. Khasiat Jambu Mede Mengatasi Sembelit

Sembelit menjadi salah satu jenis gangguan pencernaan yang banyak di keluhkan. Gangguan kesehatan yang satu ini di sebabkan salah satunya adalah karena kandungan serat yang kurang pada makanan yang di konsumsi. Agar tidak menimbulkan gangguan yang berlarut-larut, Anda bisa segera mengatasinya dengan cara alami.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan buah yang satu ini. Tidak perlu khawatir karena cara dan bahan yang di persiapkan tidaklah sulit. Caranya adalah dengan mencuci 10 gram kulit batang dari tanaman buah ini lalu rebus dengan 2 gelas air. Jika sudah dingin, saring airnya di saring dan di konsumsi 2 kali dalam sehari.

12. Manfaat Jambu Mede Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Buah yang satu ini bisa di gunakan untuk mengatasi aterosklerosis di dalam jantung. Aterosklerosis sendiri adalah kondisi di mana arteri jantung menebal. Gangguan yang satu ini berisiko meningkatkan terjadinya serangan jantung akibat aliran darah yang menjadi tidak lancar.

Untuk membantu mengatasi gangguan aterosklerosis, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan dengan kandungan berupa vitamin C yang tinggi.

Dan masih banyak lagi manfaat lainnya yang di tawarkan oleh jambu monyet bagi kesehatan dan kecantikan tubuh manusia. Untuk bisa mendapatkan manfaatnya, Anda bisa melakukan pembelian buahnya secara langsung atau dengan melakukan budidaya tanaman.

Budidaya tanaman sendiri menawarkan banyak keuntungan karena saat di butuhkan, Anda bisa langsung menggunakannya. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjadikannya untuk keperluan di komersialkan dengan cara di jual buah atau kacang metenya. Apalagi, Anda bisa menemukan banyak sekali penggemar buah satu ini di mana-mana, sehinga peminatnya cukup besar.

Untuk keperluan budidaya tumbuhan yang satu ini, Anda harus mengenali dulu langkah budidaya yang tepat agar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan subur. Pastikan untuk memberikan pupuk dan juga di lakukan penyiraman secara cukup. Lindungi juga budidaya tanaman Anda dari serangan hama dan penyakit yang dapat mengurangi hasil panen.

Untuk pembelian bibit buah tanaman yang unggulan dan berkualitas, Anda bisa langsung mengghubungi Tanamanmart. Kami menyediakan berbagai bibit buah yang beragam dan bisa di beli sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa menghubungi kami segera untuk konsultasi atau untuk pembelian produk melalui kontak resmi kami.

Pohon Tin - Buah Tin disebut juga dengan buah Ara. Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman buah yang dapat dimakan buahnya. Buah tin atau Ara (Ficus carica L) adalah jenis tanaman yang berasal dari Asia barat. Meskipun demikian, tanaman buah tin ini tetap dapat tumbuh subur di Indonesia. Sangat cocok ditanam dalam pot (tabulampot tin/tabulampot buah tin). Syarat budidaya yang baik adalah dengan pemilihan bibit tin yang unggul hingga perawatan yang tepat.

Salah satu cara mudah membudidayakannya adalah dengan tabulampot buah tin. Inilah cara yang mudah dan murah dengan hasil panen yang cepat dengan hasil buah melimpah. Inilah faktor yang membuat tabulampot tin makin populer saat ini.

Ficus carica sendiri merupakan jenis buah yang begitu populer di dunia Islam. Hal ini dikarenakan buahnya yang istimewa sehingga disebut di dalam Al Qur'an. Buah ini juga menjadi salah satu tanaman buah yang disukai Rasulullah SAW.

Dari fakta di atas  maka tak heran jika popularitas buah ini semakin meningkat. Banyak yang ingin tahu bagaimana cara budidaya tabulampot buah tin yang baik. Namun sebelumnya, kita juga perlu mengetahui lebih dekat tentang kandungan nutrisi buahnya dan berbagai varietasnya untuk bisa ditanam sebagai tabulampot tin.

Kandungan Nutrisi Yang Terkandung Di Dalam Buah Tin

pohon tin

Secara umum, ada dua jenis varietas buah ara. Yang pertama adalah buah ara basah dan kedua adalah ara kering. Perbedaan antara kedua jenis buah tersebut terdapat pada tingkat kalorinya. Untuk buah ara kering, mengandung enam kalori lebih banyak dibandingkan buah ara basah. Di dalamnya juga terdapat nutrisi yang sangat kaya.

Dari sekian banyak nutrisi, beberapa yang ditemukan dalam buah tersebut adalah protein, lemak, karbohidrat, vitamin, kalsium, zat besi dan kalium. Kandungan nutrisi dari buah ini adalah :

Protein dengan total 4,3 mg

Serat 5,6 mg

Energi 274 kkal

126 mg kalsium

Karbohidrat 63,4 mg

Vitamin C sekitar 1 mg

Karena buah ara sangat kaya akan berbagai nutrisi, maka buah ini pun dapat berkontribusi pada kesehatan tubuh manusia. Konsumsinya telah dikenal di berbagai belahan negara, termasuk di Indonesia.

Sifat Pohon Tin Yang Bisa Diaplikasikan Pada Tabulampot Tin

pohon tin

Tanaman Ficus Carica dapat tumbuh di iklim tropis. Warna buah muda berwarna hijau dan warna buah yang sudah matang atau tua adalah kuning, ungu dan coklat. Selain dimakan buahnya secara segar, buah ini juga bisa dijadikan sebagai bahan makanan lain seperti selai.

Karakter buah bisa dilihat dari rasanya, yaitu cukup manis, sedikit berair, biji kecil dan berserat. Setelah dibuka, buah ini tidak bertahan lama kecuali disimpan di lemari es. Cara lain mempertahankan kualitas buah ini adalah dengan mengeringkannya. Buah yang sudah kering bisa bertahan hingga 6 bulan lamanya.

Buah ara ini memiliki karakter yang cukup unik bentuk buah maupun daunnya. Daun buah ini memiliki ciri berupa daun yang menyerupai jari-jari dengan 3 atau 5 segmen. Warna daunnya hijau cerah dengan panjang 12 hingga 25 cm dan lebar 10 hingga 18 cm. Tanaman ini dapat berbuah sepanjang tahun dan cukup mudah dibudidayakan bahkan dapat ditanam didalam pot atau terkenal dengan istilah tabulampot tin.

Pengenalan Tabulampot Pohon Tin dan Budidayanya di Indonesia

pohon tin

Tabulampot buah tin atau tanaman buah dalam pot ini sangat populer di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bibit buah ara dari hasil cangkok yang dibudidayakan. Dengan demikian untuk dapat menyantap dan menikmati kelezatan buah ini, tidak perlu mengimpor dari luar negeri.

Dengan tanaman tabulampot tin, maka siapapun bisa makan buah ini dengan memetik langsung dari pohonnya. Teknik budidayanya sendiri sangat mudah dan tidak membutuhkan perlakuan khusus. Asalkan semua syarat tumbuh dipenuhi, maka akan dihasilkan tanaman yang subur dengan potensi buah yang lebat.

Untuk menanam buah ini, maka terlebih dahulu memilih spesies atau jenis buahnya. Ada setidaknya 12 varian tanaman yang ditemukan dan bisa dibudidayakan. Baik dengan tabulampot buah tin atau dengan cara budidaya di lahan, semuanya bisa mulai dilakukan penanamannya.

Contoh varietas buah tin yang ditemukan adalah : Green Jordan, Purple Jordan, Red Palestine, Brown Turkey, Negrone, Black Ischia, Panachea, Black Genoa, White Genoa, Conadria, Martinenca Rimada, Dalmatie, Banane Jepang, Maltese Falcon, Atreano, Shawi Legvi, Albacor Comuna, Burnswick, Sals Corleone, Fiorone De Ruvo, Alma, Masui Dauphine, Abicou, Sycomorus, Holier, Syrian Honey, Black Mission, Moyuna, Albino, Black Madeira, Calymira, Tena, Bornesco Rimada. Tabulampot buah tin Jordan adalah yang paling terkenal di Indonesia karena pohon ini sering berbuah. Jika buahnya matang, maka warnanya akan menguning dan rasa buahnya manis.

Karena sering berbuah tanpa mengenal musim, buah ara cocok untuk budidaya dan dapat dijadikan salah satu peluang yang sangat menguntungkan. Berikut ini adalah cara membudidayakan buah ara yang dapat dipanen sepanjang tahun.

Cara Budidaya Pohon Tin Yang Mudah Dan Cepat Berbuah

pohon tin

Pedoman keberhasilan budidaya tabulampot buah tin sangat tergantung pada pemilihan bibitnya. Karena itulah, tabulampot tin maupun penanaman di lahan perlu memilih bibit yang unggul. Namun selain bibit unggul, ada pula beberapa faktor penentu lain yang bisa mempengaruhi hasil dari penanaman buah ini. Berikut ini adalah serangkaian panduan dan cara budidaya tabulampot buah tin yang tepat :

1. Pemilihan bibit pohon buah

Bibit pohon buah ara harus berkualitas tinggi dan unggul. Hal ini di tandai dengan ukuran batang benih jika di amati dengan mata telanjang. Ukuran batang tidak boleh lebih kecil dari pensil. Idealnya untuk ukuran bibit unggul adalah setidaknya lebih besar dari ukuran pensil.

Kemudian, kondisi bibit untuk tabulampot tin harus sehat. Lihat pula kondisi akarnya. Akar ini haruslah kuat dan banyak agar bisa memberikan nutrisi ke seluruh bagian pohon untuk bisa tumbuh dengan baik.

Ciri lain bisa di lihat dari daunnya. Perhatikan apakah kuncup daunnya masih segar atau tidak. Pilih bibit tabulampot buah tin yang memiliki banyak daun. Alternatif pemilihan bibit biasanya dari hasil perbanyakan vegetatif berupa cangkok, okulasi atau stek.

2. Menyiapkan area penanaman

Tabulampot tin memang menjadi pilihan ideal untuk menanam buah tanpa harus butuh lahan yang luas. Dengan cara ini, maka panen buahnya juga bisa lebih cepat. Untuk metode ini, maka di perlukan langkah berupa penyiapan pot.

Selain metode tabulampot buah tin, tanaman ini bisa tumbuh dengan subur di lahan terbuka. Syaratnya adalah tidak ada halangan dari sinar matahari. Selain itu juga harus memiliki media tanam atau tanah yang subur. Untuk metode ini maka siapkan dulu lubang tanam 50x50 cm. Kedalaman lubang tanam 50x60 cm.

Baik menanam dengan metode penanaman di pot ataupun di lahan langsung, menanam bibit unggul buah ara butuh tanah yang subur.  Campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1: 1 adalah media tanam yang ideal. Tanah yang di gunakan harus gembur dan subur, bisa juga di campur dengan sedikit pasir.

3. Penanaman bibit pohon tin

Bibit buah yang siap di tanam dapat di pindahkan ke lokasi perkebunan atau tempat budidaya. Lepaskan kantong plastik secara perlahan sehingga tanah dalam kantong tidak hancur. Masukkan bibit pada media tanam lalu tutup kembali menggunakan tanah.

4. Merawat pohon tin

Perawatan tanaman buah ara tidak begitu sulit. Meskipun bukan asli tanaman Indonesia, namun tabulampot buah tin bisa tumbuh dengan baik dan beradaptasi pada iklim Indonesia. Perawatan yang perlu di lakukan baik untuk tabulampot tin atau untuk budidaya di lahan adalah dengan melakukan penyiraman secara teratur.

Lakukan penyiraman di pagi dan sore hari. Bersihkan pula tanaman liar di sekitar tanaman ini. Untuk pemupukan, langkah ini bisa di lakukan ketika usia tanaman buah sudah mencapai 4 bulan.

Varietas dan Jenis Buah Tin

Buah ara adalah tanaman buah yang unik dan banyak di cari. Di yakini bahwa manfaat buah dan daunnya dapat mengatasi berbagai penyakit dan melawan radikal bebas. Karena hal itulah, maka budidaya buah ini pun makin populer di tanah air.

Sebelum mulai menanam tabulampot buah tin, maka langkah yang di lakukan adalah memilih varietas yang terbaik. Ada berbagai jenis ara di dunia, sesuai dengan kategori warna, negara asal dan rasa.

1. Tin merah

Jenis ara merah memiliki warna yang eksotis. Selain warnanya, rasanya yang manis dan banyak di sukai menjadi daya tarik lainnya . Berikut adalah varietas buah ara merah : Texas Everbearing, Blue Giant, Red Palestine, Red Libya, LSU Red, Red Italia, Red Rusian, Dauphine, Madeline, Masui Dauphine, Taiwan Golden Fig, Red Lebanese, Brown Turkey,

2. Tin kuning

Buah ini biasanya memiliki cairan yang mirip dengan madu di dalam buah. Rasanya cukup manis.   Untuk warnanya sendiri, mulai dari hijau muda hingga kuning tua. Berbagai varietas ara yang berwarna kuning antara lain : Long Yellow, Syrian Long, Conadria, Adriatik, JH Adriatik, White Genoa, Alma, Guilbeu France, Green Yordan, White Marseilles, China White, Lindusrt White.

3. Tin ungu

Kelebihan buah ara warna ini adalah dari rasanya yang sangat lezat. Rasa ini di ikuti dengan aroma yang menyegarkan sehingga menjadi buah favorit banyak orang. Meskipun demikian, untuk mendapatkan buah ini tidaklah mudah karena masih tergolong buah langka. Untuk varietasnya sendiri meliputi : Negrone, Purple Yordan, Sultana, LSU purple.

4. Tin hitam

Rasa dan aroma jenis ini tak kalah lezat dengan jenis ara warna ungu di atas. Untuk varietasnya lebih beragam, yaitu : Noire de Caromb, Barjasoite, Barnisoite Noire, Black Jack, Salem Dark, Hardy Chicago,  Abicou, Greise de Saintjane, Black Genoa, Black Italia, Black Portugal, LSU scotblack.

5. Tin ukuran jumbo

Tidak semua buah ara memiliki ukuran besar dengan berat lebih dari 100 gram. Beberapa buah ara berukuran sedang. Namun ada pula buah ara ukuran jumbo. Ukuran ini bisa mencapai berat lebih dari 100 gram. Untuk varietas ara jumbo ini meliputi : Dauphine, Barnisoite Noire, Masui Dauphine, Taiwan Golden FigMadeline, Blue Giant.

Manfaat Buah Tin Bagi Manusia

Dengan beragam varietas buah ara di atas, secara umum buah ini memberi banyak manfaat bagi manusia. Salah satunya adalah manfaat bagi kesehatan. Namun konsumsi buah juga perlu berhati-hati, terutama dalam jumlahnya. Hal ini di karenakan apabila terlalu banyak makan buah ini justru akan memberikan efek buruk bagi tubuh.

Manfaat Buah Pohon Tin Bagi Kesehatan

Saat ini buah ara terutama tabulampot buah tin semakin mudah di temui di Indonesia. Hal ini di karenakan banyak yang mencari buah ini untuk dicari manfaat kesehatannya. Secara umum, inilah manfaat dari buah ini :

1. Baik untuk diet

Buah tin dari pohon hasil vegetatif akan menghasilkan buah lebih cepat di banding dengan perbanyakan lewat bijinya. Buah yang di hasilkan dari tabulampot tin ini memiliki kandungan serat tinggi yang sangat berkontribusi terutama untuk diet sehat.

Serat buah tin mampu memperlancar metabolisme dan pencernaan di dalam tubuh. Di tambah lagi di dalam 100 gram buah tin, hanya mengandung 74 kalori saja. Hal inilah yang membuatnya menjadi buah yang baik untuk diet.

Di dalamnya juga terkandung mineral, vitamin dan pigmen yang baik untuk melembabkan kulit. Karenanya, buah ini semakin banyak di cari untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Mencegah kanker dan masalah pencernaan

Pektin hanya di temukan pada buah-buahan tertentu. Salah satunya ada dalam buah hasil dari tabulampot buah tin. Kandungan ini memberikan efek yang baik pada pencernaan, terutama usus besar dan usus kecil. Bagi sebagian orang di Timur Tengah, ara juga di gunakan sebagai pencahar tradisional, karena kandungan serat yang melimpah pada buah tersebut.

Selain bermanfaat pada pencernaan dalam usus, buah ini juga dapat mencegah beberapa jenis kanker di bagian perut tertentu. Buah ara segar mengandung kadar vitamin yang cukup dengan antioksidan seperti vitamin A, E dan K. Semua phytochemical buah ini dapat membantu menghilangkan bahaya radikal bebas dalam tubuh manusia.

Karena hal di ataslah maka buah ini mampu melindungi manusia dari bahaya kanker dan juga diabetes. Bahkan buah ini sering di jadikan salah satu solusi untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif dan infeksi organ dalam tubuh lainnya.

3. Menyuplai berbagai nutrisi dan vitamin bagi tubuh

Tabulampot tin yang produktif akan menghasilkan banyak buah. Buah ini berperan sebagai sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Misalnya, 100 g buah ara kering mengandung 680 mg potasium, 162 mg kalsium, dan 2,03 mg zat besi.

Kalium adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Di dalamnya juga ada zat besi yang di pakai tubuh untuk produksi sel darah merah.

4. Menjaga kesehatan jantung

Buah yang di hasilkan dari tabulampot tin mengandung serat larut yang membantu mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Tingginya kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah dapat menyebabkan pembentukan plak yang akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mengganggu kesehatan jantung.

5. Membantu mengatasi anemia

Manfaat buah ara adalah membantu mengatasi gejala anemia. Kekurangan darah atau anemia adalah suatu kondisi kurangnya kadar sel darah merah dalam tubuh yang di sebabkan oleh beberapa penyebab.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Zat besi dan multivitamin yang di dapat dari buah dalam tabulampot tin dapat membantu menghasilkan sel darah merah untuk meningkatkan kadar eritrosit.

6. Menjaga kesehatan tulang

Buah tin merupakan buah yang baik untuk kesehatan tulang. Kandungan mineral seperti kalsium, magnesium dan fosfor dalam buah ara sangat baik untuk menutrisi tulang dan mencegah keropos tulang.

7. Baik untuk kesehatan mata

Manfaat buah dari tabulampot tin yang tidak boleh di lewatkan selanjutnya adalah menjaga kesehatan mata. Buah ini dapat mencegah penyakit yang dapat menyebabkan penurunan penglihatan. Manfaat ini dapat di peroleh dari vitamin A dan kandungan karotenoid yang di kandung buah yang di hasilkan dari tabulampot tin.

8. Mengatasi berbagai masalah pernapasan

Manfaat buah tin lainnya adalah untuk mengatasi berbagai masalah pernapasan. Buah dari Tabulampot tin di gunakan sebagai alternatif untuk mengatasi gejala asma. Masalah pernapasan lainnya seperti flu dan batuk dan bronkitis juga dapat di atasi dengan buah ini.

Buah tin dapat melembabkan selaput lendir dalam sistem pernapasan. Hal inilah yang membantu mengeluarkan dahak yang mengganggu fungsi pernafasan.

9. Membantu atasi insomnia

Buah ini mengandung asam amino dalam bentuk triptofan yang dapat memicu produksi hormon melatonin. Hormon inilah yang merupakan hormon yang mengatur siklus tidur.

Efek Konsumsi Buah Tin Secara Berlebihan

Sebenarnya buah tin memberi banyak manfaat kesehatan. Akan tetapi, karena konsumsi yang berlebihan, buah ini justru bisa memberikan efek yang buruk. Penting pula di perhatikan bahwa buah ini tidak baik untuk orang dengan penyakit tertentu.

Dengan demikian, bagi yang sedang melakukan perawatan, perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengkonsumsinya. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang di berikan buah ini untuk konsumsi berlebih atau pada kondisi tertentu :

Diare => Terlalu banyak konsumsi serat dan vitamin dalam buah ara dapat membuat tubuh bereaksi dengan munculnya diare.

Reaksi alergi => Efek ini hanya terjadi pada orang tertentu yang alergi buah ara.

Menimbulkan plak kuning pada gigi => Efek samping ini hanya bisa timbul ketika mengkonsumsi buah tin dalam jumlah yang sangat besar.

Petai atau yang sering disebut dengan buah pete memiliki nama latin Parkia speciosa. Tanaman ini merupakan pohon tropis yang berbuah hanya pada musim tertentu. Buah pete juga termasuk tanaman yang umum kita jumpai di beberapa daerah. Hal ini tak lain karena buah petai ini memiliki pasar yang baik di Indonesia. Budidaya petai kini mulai banyak dilirik oleh berbagai kalangan.

Buah pete banyak bermanfaat sebagai makanan olahan Indonesia. Jadi, budidayanya sangat menguntungkan dan juga memiliki prospek yang bagus. Karena hal itulah, maka tak salah jika saat ini banyak orang yang mulai menjadikan buah pete sebagai tanaman budidaya.

Sifat dan Karakteristik Tanaman Buah Pete

Pohon dari buah petai ini mampu mencapai tinggi hingga 20 m. Kebanyakan, tanaman ini tumbuh baik dengan bibit dari perbanyakan melalui bijinya. Meskipun butuh waktu relatif lebih lama dalam panen pertama buah ini. Agar berbuah lebih cepat, bisa menggunakan cara perbanyakan okulasi.

Untuk mengenali tanaman ini, bisa lebih terlihat dari karakteristik tanamannya. Yang pertama bisa terlihat dari daunnya. Daun buah pete tersusun secara paralel dan berwarna hijau.

Sedangkan bunganya bersifat majemuk. Maksudnya adalah bunga pete ini berupa sekelompok kuntum bunga yang terangkai pada satu susunan tangkai-tangkai bunga. Susunan bunga yang unik ini disebut pula dengan istilah inflorensens. Bunga  pete tertutup oleh benang sari dan putik berwarna kuning serta berbentuk punuk .

Buah petai terbentuk dalam satu polong yang terdiri dari 15 sampai 20 biji. Panjangnya sendiri bisa mencapai 25cm. Warnanya hijau yang ditutupi dengan selaput tebal berwarna cokelat. Jika sudah sangat matang, maka pete ini akan mengering dan bijinya bisa dijadikan bibit untuk tanaman baru.

Ciri khas atau karakteristik lain dari buah ini adalah aromanya yang sangat khas. Banyak yang menyukainya, namun tidak sedikit pula yang kurang menyukai aroma ini. Buah yang masih muda sebagai lalapan atau bisa juga dengan memasaknya menjadi berbagai jenis masakan.

Indonesia dan juga beberapa negara Asia sangat familiar dengan buah pete. Hal inilah yang membuat budidaya pete sangat menguntungkan untuk digeluti terutama sebagai tanaman budidaya yang bersifat komersial.

Syarat Tumbuh Tanaman Pohon Buah Petai

Tanaman budidaya petai ada yang memiliki ketinggian pohon 5 bahkan sampai dengan 25 meter. Hal ini tergantung dari pemilihan bibit dan juga cara perawatannya. Kulit kayunya berwarna cokelat dan memiliki banyak cabang.

Sebagai tanaman budidaya, maka buah pete tumbuh dengan baik pada lingkungan tertentu. Kenali syarat-syarat tumbuhnya agar bisa menghasilkan jumlah panen dengan optimal. Berikut ini adalah kondisi terbaik untuk budidaya petai :

Lokasi tumbuh => Tanaman pete tumbuh dengan baik pada dataran rendah hingga pegunungan. Tanaman ini bisa pula tumbuh pada lokasi dengan ketinggian 800 mdpl. Area pananaman ini harus bersih dari gulma dan rumput liar.

Tanah =>Budidaya tanaman ini sebaiknya pada tanah yang memiliki tekstur yang halus. Pilihlah lokasi lahan dengan pH antara 5,5 dan 6,5.

Iklim => Indonesia adalah lokasi yang cocok untuk budidaya tanaman buah pete. Idealnya, tanaman ini tumbuh pada daerah atau lingkungan lembab dengan cuaca yang sedikit basah.

Lingkungan => Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik pada tempat terbuka. Untuk pemilihan lahan, pastikan tidak ada pohon atau gedung yang menaunginya. Hal ini karena tanaman ini butuh cahaya matahari untuk bisa tumbuh dengan optimal. Tanaman buah petai membutuhkan sinar matahari sepanjang hari.

Dengan syarat dan lingkungan tumbuh yang optimal di atas, maka akan menghasilkan buah pete dengan potensi yang baik. Idealnya, tanaman ini bisa menghasilkan buah pada usia tanaman 4-5 tahun. Kondisi ini khusus untuk tanaman pete dari hasil pembibitan cara vegetatif baik okulasi maupun cangkok.

Penting pula sebagai tambahan informasi bahwa mulai dari penyerbukan buah petai sampai siap panen, memerlukan waktu kurang lebih antara 3 hingga 4 bulan. Waktu ini adalah yang paling ideal hingga ukuran buah siap untuk panen dan konsumsi. Budidaya petai memiliki potensi cukup bagus dan bagi petani bisa menghasilkan keuntungan yang menggiurkan.

Budidaya Tanaman Petai Yang Efektif

Tanaman pete termasuk dalam golongan pohon dengan akar tunggang yang menancap sangat dalam ke tanah. Dengan begitu, maka pohon menjadi kuat dan akan mampu menopang batang dan dahan pohon yang sangat tinggi dengan banyak cabangnya.

pete

Tanaman yang memiliki bau atau aroma khas ini sangat mudah tumbuh dan berkembang di Indonesia. Untuk mendapatkan bibit, tidak perlu untuk membuatnya sendiri. Namun ada cara yang lebih mudah dan pastinya menghasilkan pohon dengan kualitas bibit unggul.

Cara tersebut adalah dengan membeli bibit pete unggul. Inilah tugas pertama yang harus kita laksanakan sebelum mulai membudidayakan tanaman pete tersebut. Selain harganya hemat, membeli bibit petai juga lebih mudah dan lebih praktis. Dan yang pasti tanaman akan lebih cepat berbuah. Untuk mendapatkan bibit pete unggul silahkan hubungi sales marketing kami.

Selain pemilihan bibit unggul, perlu pula mengetahui cara budidaya petai secara lebih lengkap. Berikut ini adalah cara dan langkah-langkahnya:

1. Persiapan lahan tanam

Proses mempersiapkan tanah harus dengan cara yang tepat. Hal ini penting untuk memfasilitasi penanaman agar kondisi dan lingkungan tanam ideal untuk pertumbuhan pete nantinya. Untuk itu, lakukan beberapa hal berikut ini untuk menyempurnakan pertumbuhan tanaman dengan aroma khas ini :

Pilih tanah dengan karakteristik yang subur dan memiliki ketinggian 10 hingga 80 meter di atas permukaan laut.

Bersihkan gulma atau semak agar nutrisi tanah bisa terserap dengan baik pada akar tanaman buah petai

Untuk proses tersebut bisa memakai cangkul sebagai cara manual dan sederhana

Buat lubang tanam dengan ukuran ideal 40 x 40 x 40 cm

Berikan pupuk kandang dengan ketebalan sekitar 10 cm sebagai pupuk dasar

2. Pemilihan bibit pete yang unggul

Secara umum, petani menanam pete dari hasil pembiakan vegetatif.  Jika memakai cara ini maka bisa memilih bibit dengan kriteria ketinggian mencapai ukuran 1,5 meter. Ukuran ini ideal untuk ditanam di lokasi yang telah disediakan.

Bibit unggul pete menentukan kualitas tanaman, ketahanan pada hama, hingga kualitas buah yang akan dipanen. Pembuatan bibit ini bisa dilakukan sendiri atau bisa pula dengan membeli bibit unggul.

pete

3, Proses penanaman bibit petai

Perlakuan terhadap pemilihan bibit harus dengan hati-hati. Hal ini akan turut menentukan kualitas dari tanaman petai pada akhirnya. Idealnya, pelaksanaan proses penanaman pada saat musim hujan. Dengan begitu, kebutuhan tanaman akan supply air dapat terpenuhi dengan adanya curah hujan yang tinggi sehingga menunjang pertumbuhannya dengan sempurna.

Buka kantong atau polybag tempat bibit petai. Cara membukanya harus dengan hati-hati dan jangan sampai merusak tanaman. Hal ini akan melindungi rusaknya akar dari tanaman pete.

Jika sudah, maka saatnya memasukkan bibit pete ke lubang tanam. Setelah itu, timbun bibit dengan tanah. Jangan lupa untuk menyirami bibit yang telah tertanam.

5. Lakukan Perawatan Tanaman Pete

Setelah bibit petai unggul tertanam dengan sempurna, maka selanjutnya perlu memperhatikan proses perawatannya. Ada beberapa poin penting yang perlu dan wajib kita lakukan. Hal ini untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman tersebut. Lakukan Beberapa langkah-langkah perawatan sebagai berikut :

Penyiangan => Hal ini diperlukan untuk menghilangkan gulma di area sekitar tanaman petai. Dengan demikian, maka nutrisi tanah bisa terserap oleh akar-akar tanaman petai dengan sempurna.

Pemupukan => Pemupukan dapat dilakukan saat tanaman berumur 4 bulan. Pupuk organik bisa sebagai salah satu pilihan untuk menyuburkan tanah dengan alami.

Penyiraman => Langkah ini penting bagi tanaman agar tumbuh dengan maksimal, terutama saat musim kering atau kemarau.

Pemanenan => Tanaman Petai yang tumbuh dengan baik akan berproduksi saat tanaman berusia antara 3 dan 4 tahun. Inilah usia tanaman ideal yang mana buah petai bisa bermanfaat sebagai bahan konsumsi.

6. Penanganan Pete Pasca Panen

Beberapa hal di atas perlu diketahui bagi yang ingin melakukan budidaya petai sebagai tanaman komersial. Perlu diingat pula bahwa pada proses pemanenan perlu memperhatikan beberapa hal, seperti :

Cara panen => Buah petai yang sudah siap panen harus dipetik dengan pemetik atau dengan mata pisau yang tajam. Hal ini untuk menghindari petai rusak dan menjaga selalu kualitas buah ini hingga sampai ke tengan penjual.

Pengumpulan pete => Setelah panen kumpulkan petai dalam wadah keranjang atau karung bersih.

Lakukan sortir pete => Proses ini bertujuan untuk memisahkan petai berdasarkan kualitas dan ukuran. Ingat bahwa nantinya akan ada buah yang bagus dan jelek. Pisahkan untuk kemudian masuk proses penyortiran. Proses sortir buah pete ini juga untuk memisahkan pete yang cacat atau tergores dengan petai yang bagus. Selanjutnya, buah ini masuk proses pengemasan berdasarkan jenis dan ukuran.

Penyimpanan => Hal ini penting untuk menjaga kualitas hasil panen buah pete. Pastikan buah tidak disimpan bersama dengan barang yang bisa merusak buah atau kulitnya. Selain itu, jauhkan dari panas. Akan lebih baik jika tempat penyimpanan memiliki sirkulasi udara yang baik dalam suhu ruangan.

Pentingnya Memilih Bibit Pete Unggul Dan Berkualitas

Pemilihan bibit yang unggul menjadi hal dasar dan utama untuk budidaya tanaman buah pete. Oleh karena itu dalam mempelajari budidayanya, perlu tahu pula tentang pentingnya pemilihan bibit ini. Bibit buah pete yang unggul, akan menghasilkan tanaman dengan kriteria sebagai berikut :

Bisa panen lebih cepat

Pohon lebih tahan hama dan penyakit

Pohon lebih kokoh

Buah berukuran besar dan dalam jumlah yang banyak

Potensi budidaya petai lebih menguntungkan

Hal di atas penting untuk diketahui, terutama sebagai bahan pertimbangan karena dengan pemilihan bibit unggul akan mempengaruhi kelanjutan pertumbuhan tanaman buah pete di masa depan. Bibit Petai ini harus benar-benar sehat dan bebas dari hama. Selain itu, daunnya berwarna hijau segar dan tidak layu. Sedangkan pada batang juga harus kokoh dan tidak kering.

Beberapa poin di atas akan membantu budidaya petai untuk memperoleh hasil yang menguntungkan, baik sebagai tanaman komersial maupun sebagai tanaman koleksi pribadi.

Berikut beberapa artikel kami tentang budidaya tanaman buah dan tabulampot yang dapat anda kunjungi di bawah ini:

1 Cara Mudah Budidaya Tanaman Mangga Harum Manis

2 Buah Abiu Dan Aneka Manfaat Yang Terkandung Di dalamnya

3 Informasi Lengkap Pembudidayaan Tabulampot

Buah Cempedak ( Artocarpus Integer) adalah tanaman buah dari keluarga Moraceae. Bentuk buah, rasa dan aromanya seperti nangka. Buah ini tumbuh dan berkembang pada dataran rendah dan tinggi terutama daerah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Buah dengan rasa manis yang khas ini juga banyak terdapat pada beberapa daerah wilayah pulau Jawa.

Potensi Budidaya Buah Cempedak Di Indonesia

buah cempedak

Buah yang bentuknya hampir mirip dengan nangka ini memiliki banyak penggemar. Aromanya sangat harum dan berdaging buah sangat tebal. Karena beberapa faktor inilah yang membuat budidaya buah cempedak menguntungkan. Mari kita kenali lebih dalam mengenai buah ini sehingga upaya dari berbagai budidayanya dapat berhasil sukses dan  melimpah serta berkualitas.

Mayoritas mengonsumsi buahnya dalam keadaan segar. Ada yang memprosesnya menjadi makanan olahan. Selain kayunya bermanfaat untuk kepentingan konstruksi karena karakteristiknya yang kokoh, kuat dan tahan lama.

Secara alami, buah ini biasanya hanya berkembang biak pada kawasan hutan hujan dataran rendah, namun melalui teknologi perbanyakan vegetatif atau dengan biji, tanaman ini dapat mudah tumbuh pada berbagai daerah. Sehingga sangat membantu bagi siapa saja untuk mendapatkan berbagai keuntungan dengan budidaya tanaman ini.

Cempedak bisa juga kita silangkan secara alami dengan nangka dan menghasilkan buah dengan citarasa manis dan beraroma sangat khas.

Morfologi Tanaman Buah Cempedak

Sebelum memulai proses budidaya, sebaiknya mengenal dulu lebih dalam tentang buah yang satu ini. Buah cempedak memiliki ciri morfologi yang mungkin memiliki persamaan sekaligus perbedaan dengan tanaman buah lainnya. Secara umum, berikut ini adalah morfologi buah ini :

Daun pohon cempedak => Daunnya berwarna hijau, tipis, dan agak kasar serta kaku. Daun dari tanaman ini memiliki batang dengan panjang 1-3 cm. Termasuk salah satu daun tunggal dengan karakter yang lebih lemas dibandingkan dengan daun nangka. Pada daun yang masih kuncup selalu diselubungi dengan spatula. Dengan berjalannya waktu saat menua, spatula ini akan gugur dengan sendirinya.

Bunga cempedak => Bunga pada tanaman cempedak termasuk bunga majemuk. Semuanya tersusun rapi dalam bunga periuk dengan bentuk yang bulat panjang. Dalam satu pohon, akan ditemukan bunga jantan dan bunga betina namun tumbuh terpisah.

Buah => Setelah bunga mengalami penyerbukan, maka akan terbentuk buah. Buah ini akan berbentuk bulat memanjang. Rata-rata ukurannya adalah 40 cm dengan diameter 20 cm. Kulitnya berduri namun tidak setajam buah nangka. Sedangkan warna kulit buahnya adalah hijau kekuningan.

Biji => Biji adalah bagian dari pohon cempedak lainnya. Ukuran bijinya kecil sebesar biji nangka dengan bentuk bulat. Bentuk ini persis dengan daging buahnya yang juga bulat. Biji ini dapat di konsumsi setelah direbus. Bisa pula di jadikan sebagai bakal bibit untuk tanaman cempedak yang baru.

Pohon Cempedak tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Tanaman buah ini bukan tanaman langka di Indonesia, tidak pula termasuk dalam tanaman yang di lindungi. Karena mudahnya budidaya, tanaman ini bisa jadi tumbuhan di pekarangan rumah atau di kebun.

Syarat Tumbuh Tanaman Cempedak

Pohon Cempedak ini cocok untuk tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi. Pohon buah cempedak juga relatif mudah di budidayakan pada beberapa jenis tanah. Namun untuk pertumbuhan yang lebih baik dan optimal, sebaiknya di tanam di tanah aluvial, tanah liat liat, dengan kecukupan air yang baik.  Umumnya, tanah yang di sukai adalah tanah gembur dan sedikit pasir dengan pH sekitar 6-7.

Untuk bisa membudidayakan tanaman ini secara komersial, maka perlu banyak tahu mengenai syarat tumbuh yang lebih lengkapnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman ini :

Pemilihan bibit cempedak

Benih yang baik adalah biji yang di peroleh dari biji buah yang berasal dari buah matang di pohon. Biji yang di pilih memiliki bentuk bulat dan besar. Namun selain dari biji, bibit pohon cempedak juga bisa di perbanyak dengan cara cangkok atau okulasi.

Cara ini lebih menguntungkan karena lebih cepat menghasilkan buah. Selain itu, kualitas tanaman baru juga bisa di pastikan memiliki karakter dan keunggulan sama dengan pohon induknya. Inilah yang menjadikan cara ini sangat direkomendasikan bagi banyak pembudidaya.

Penanaman bibit buah cempedak

Tanah yang di gunakan untuk budidaya cempedak harus di proses terlebih dahulu. Bersihkan gulma yang ada di tanah dan gemburkan tanah menggunakan cangkul. Jika proses tersebut sudah selesai, selanjutnya adalah membuat lubang tanam dengan jarak sekitar 10 × 10 meter atau 12 × 12 meter. Jika semuanya sudah siap, maka bibit siap untuk ditanam.

Pemeliharaan pohon cempedak

Jika kuncup muncul di batang atau cabang tanaman, menandakan tanaman akan segera berbuah. Untuk itu, gugurkan daun kering di sekitar batang (dengan jarak 3-4 meter atau lebih dari atas tanah atau akarnya). Langkah ini di lakukan agar akar tanaman mendapatkan oksigen dan tanah di sekitar akar tidak lembab.

Jika buah sudah mulai membesar, buah harus segera di bungkus agar tidak terserang hama. Biasanya, jenis hama yang menyerang bisa berupa lalat buah, tupai dan lainnya. Buah cempedak bisa di bungkus dengan pembungkus khusus buah, kantong plastik hitam atau yang lainnya.

Tahap panen buah cempedak

Dalam 1 batang bisa terdapat 3-10 buah. Untuk mengetahui apakah buah cempedak siap dipanen, ada cara mudah untuk mengeceknya yaitu dengan menggunakan alat sederhana berupa pin atau jarum kemudian menusuknya di bagian atas batang buah.  Jika bijinya keras, berarti buahnya sudah cukup tua dan bisa di petik. Inilah cara mudah untuk mengetahui apakah buah sudah siap panen atau belum.

Lingkungan Ideal Untuk budidaya Tanaman Buah cempedak

Cempedak cocok untuk ditanam di dataran rendah. Salah satunya adalah lokasi penanaman di daerah yang memiliki curah hujan tahunan yang bervariasi mulai dari 1.500 hingga 2.500 mm. Yang tidak boleh terlewat adalah, pilih lokasi yang mampu menerima sinar matahari langsung. Jadi, jangan ada naungan berupa gedung atau pohon lain yang menghalangi tanaman memperoleh sinar matahari tersebut.

Hal ini terkait dengan pembentukan bunga dan buah cempedak. Tanaman ini harus di tanam di tanah dengan pH rendah sekitar 6,0 hingga 7,5. Sedangkan untuk ketinggian tanah yang ideal untuk budidaya cempedak adalah dari 0 hingga 800 meter di atas permukaan laut.

Pada tahap penanaman bibit, ikuti langkah-langkah seperti telah di sebutkan di atas. Bila memelihara bibit dari awal atau dari biji, maka ada cara khusus yang di lakukan. Selama setengah tahun, benih cempedak di siram sampai tumbuh. Setelah tanaman berumur lebih dari 6 bulan, benih cempedak ini siap untuk ditanam.

Berbeda dengan bibit dari perbanyakan biji, bibit dari vegettaif berupa cangkok atau okulasi akan lebih cepat berbuah. Setelah membeli bibit, maka sudah langsung siap di tanam tanpa harus menunggu hingga usia bibit 6 bulan.

Yang perlu di ingat juga adalah cempedak merupakan jenis tanaman dengan batang besar dan daun lebat. Oleh karena itu penanaman bibit harus pula menentukan jarak tanam ideal yaitu sekitar 10 × 10 meter. Alasannya adalah jika terlalu dekat, maka dahan dan daun akan saling menaungi. Akibatnya, buah tidak akan tumbuh dengan sempurna dan optimal sehingga ukurannya relatif kecil.

Pada tahap budidaya cempedak selanjutnya, bibit yang masih baru harus di siram secara teratur. Jika ada gulma jangan di semprot dengan pestisida. Akan lebih baik jika gulma dipangkas. Jika Anda menggunakan pestisida, justru akan mengganggu akar pohon cempedak dan berakibat pohon akan memiliki warna kekuningan.

Manfaat Buah Cempedak Bagi Kesehatan

buah cempedak

Buah khas Asia Tenggara ini sangat populer di Asia, khususnya di Indonesia. Ternyata saat mengkonsumsi buah ini, bukan hanya bisa memperoleh rasa yang enak dan manis. Akan tetapi, bisa pula memperoleh lebih banyak manfaat. Berikut ini manfaat buah cempedak bagi manusia :

1. Memelihara kesehatan pencernaan

Jika mengalami masalah pencernaan, buah Cempedak bisa menjadi solusi. Buah ini mengandung banyak serat yang dapat membantu memperlancar pencernaan. Konsumsi buah cempedak secara teratur akan membantu organ pencernaan Anda bekerja dengan baik. Selain itu, rasanya yang manis juga akan membuat Anda memilih buah ini di bandingkan dengan obat pencahar.

2. Menguatkan tulang dan gigi

Buah ini mengandung kalium dan fosfor. Keduanya berkontribusi pada penguatan tulang dan gigi. Konsumsi secara teratur bisa meningkatkan kualitas hidup mansusia. Asalkan tetap memperhatikan jumlah asupan, maka konsumsi cempedak bisa memperkuat tulang dan gigi baik anak-anak maupun orang dewasa.

3. Membuat mata sehat

Buah Cempedak kaya akan vitamin A. Kandungan inilah yang dapat bermanfaat bagi kesehatan mata. Pola kehidupan sehari-hari kita terbiasa melihat layar, baik di ponsel maupun di layar komputer, bisa menyebabkan mata menjadi lelah. Dengan mengkonsumsi buah cempedak secara teratur, maka kornea mata akan lebih sehat.

4. Membantu proses diet

Buah cempedak mengandung beberapa nutrisi seperti protein, kalsium, vitamin A, vitamin C, zat besi dan masih banyak lagi. Berbagai bahan dalam buah ini dapat membuat Anda tetap sehat tanpa harus mengkonsumsi banyak makanan. Selain itu kandungan nutrisi dari buah cempedak memiliki efek kenyang, sehingga setelah mengkonsumsinya Anda tidak akan merasa cepat lapar.

5. Mencegah munculnya keriput pada kulit

Kerutan atau lipatan pada kulit wajah, adalah salah satu hal yang tidak di inginkan semua orang. Beberapa upaya di lakukan untuk mencegah dan mengatasi munculnya keriput. Selain produk perawatan kulit, asupan makanan juga penting untuk kesehatan kulit kaum muda.

Maka, untuk mencegah hal tersebut terjadi, bisa di lakukan upaya pencegahan dengan mulai mengonsumsi buah cempedak. Kandungan aneka vitamin di dalamnya bisa menjaga elastisitas kulit dan mencegah kerutan yang tidak di inginkan.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jika sering merasa lemas dan lelah, maka bisa mencoba mengkonsumsi buah cempedak. Kandungan nutrisi buah ini dapat membantu mengusir parasit seperti virus dan bakteri, yang dapat mengurangi daya tahan tubuh dan memicu penyakit. Selain itu, cempedak juga mengandung senyawa bioflavanoid yang membantu mengusir radikal bebas dalam tubuh kita.

7. Menambah asupan air pada tubuh

Tubuh manusia membutuhkan asupan air yang cukup setiap hari, setidaknya delapan gelas sehari. Konsumsi buah ini juga dapat bermanfaat menyediakan suplai air untuk tubuh. Di dalamnya juga terdapat kandungan mineral, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh.

8. Mengobati malaria

Buah cempedak bisa efektif menjadi obat alternatif untuk menyembuhkan malaria. Buah ini mengandung senyawa heteriflavon C. Fungsinya adalah untuk membantu mengusir parasit penyebab malaria. Buah ini juga sangat berguna dalam proses meringankan gejala malaria. Tetapi jika setelah mengkonsumsi cempedak dan belum ada perubahan, maka harus segera berkonsultasi dengan dokter.

9. Sebagai antioksidan alami

Buah ini mengandung antioksidan alami yang bisa efektif dalam mengobati demam. Selain itu, buah ini efektif pula dalam mengobati penyakit kulit, diare dan asma. Inilah kenapa banyak orang yang mengkonsumsi buah ini sebagai makanan sehat. Cara konsumsinya bisa berupa buah segar atau di olah menjadi bahan makanan lainnya.

Efek Lain Konsumsi Buah Cempedak bagi Tubuh

Buah cempedak adalah salah satu buah budidaya yang mudah di tanam di Indonesia. Buah ini mudah pula di temui di pasaran. Rasanya yang manis dan aromanya yang harum membuatnya banyak orang menyukainya. Namun perlu di ketahui bahwa konsumsi buah ini secara berlebihan justru bisa menimbulkan banyak efek negatif bagi tubuh. Beberapa di antaranya adalah :

Perut kembung => Efek samping makan cempedak berlebihan adalah perut kembung. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, buah cempedak memiliki kandungan gas yang dapat menyebabkan perut kembung jika terlalu banyak di konsumsi. Buah ini juga tidak di anjurkan bagi ibu hamil.

Dapat meningkatkan asam lambung => Efek samping lainnya adalah bisa meningkatkan asam lambung. Perut akan terasa sakit dan mual sehingga membuat perut terasa tidak nyaman.

Menyebabkan kontraksi dini pada ibu hamil => Apabila kondisinya terlalu parah dapat menyebabkan keguguran. Hal ini di sebabkan karena suhu di perut dan rahim semakin hangat karena terlalu banyak buah cempedak yang di makan.

Jadi, kesimpulannya adalah bahwa konsumsi buah cempedak di perbolehkan selama tidak terlalu berlebihan jumlahnya. Karena jika berlebihan, justru akan berdampak negatif pada tubuh.

Pemeliharaan Tanaman Cempedak

buah cempedak

Cempedak adalah jenis tanaman yang dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, hampir di semua jenis tanah, buah cempedak dapat tumbuh. Namun, untuk memaksimalkan hasil panen buah ini, harus memperhatikan cara pemeliharaan yang tepat. Beberapa langkah tersebut adalah seperti berikut ini :

Pada saat pemeliharaan tanaman, rumput tidak harus di semprot, cukup dipangkas dan di biarkan kering di sekitar akar tanaman. Selain mengurangi penggunaan pestisida, rumput yang kering juga bisa menjadi pupuk organik bagi tanaman.

Selanjutnya, pakai kantong plastik hitam untuk menjaga kondisi dan kualitas buah. Hal ini bisa mencegah upaya serangga untuk hinggap dan merusak kualitas buah yang sedang berkembang dan akan matang.

Langkah pemeliharaan lain adalah melakukan fumigasi. Ini adalah proses pengasapan untuk lalat buah yang menyebabkan busuk buah. Fumigasi di lakukan dengan membakar daun dan rumput yang telah di tumpuk, dan memastikan bahwa asap bisa keluar.

Pada buah cempedak yang sudah matang bisa di manfaatkan untuk berbagai keperluan. Buah ini bisa di makan segar. Bisa pula di jadikan makanan olahan. Contohnya adalah selai maupun kolak. Selain itu, buah yang belum masak pun tetap bisa pula di olah. Buah ini bisa di jadikan sebagai sayur.

Sedangkan bijinya juga bisa di jadikan sebagai makanan setelah di rebus. Selian itu, bagi yang akan membuat benih cempedak sendiri dengan sistem generatif, maka bisa membuat bibit dengan menanam bijinya pada media yang sudah di sediakan.

Itulah beberapa langkah pemeliharaan dan pemanfaatan buah cempedak. Informasi ini sangat penting bukan hanya bagi pembudidaya, namun juga bagi orang-orang yang menyukai buah ini. Karena dengan bibit unggul yang baik, buah ini tak harus di tanam di lahan luas. Akan tetapi bisa di pekarangan depan rumah bahkan di pot yang telah di sediakan.

©TanamanMart.com
CS: 0812-1303-0404
whatsappphone